“Hasil Kerja Kapolda Riau” Kapolri Bersama Panglima TNI Resmikan Aplikasi Lancang Kuning Nusantara

0
235
Foto Bersama Kapolri, Idham Aziz, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Gubri, Syamsuar dan Kapolda Riau, Agung Setya Imam Effendi

PEKANBARU, SUARAPERSADA. com – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Idham Aziz, bersama Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto meresmikan penggunaan Aplikasi Dasboard Lancang Kuning Nusantara secara serentak di seluruh Indonesia di Balai Serindit Kompleks Gubernuran Riau, Pekanbaru, Riau, Senin (9/3).

Selain Kapolri Jenderal Pol. Idham Aziz dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, juga hadir Kepala Badan Penanggulangan Bencana
Nasional (BNPB), Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK) Alue Dohong, Gubernur Riau Syamsuar, Kapolda Riau, Letjend Agung Setya Amanah Effendi, serta 10 Kapolda wilayahnya rawan karhutla selama ini.

Seperti diketahui, aplikasi Dasboard Lancang Kuning Nusantara ini merupakan hasil karya Polda Riau, khusus dalam penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang, setiap tahunnya terjadi di 11 provinsi di Indonesia. “Khususnya di Riau.

Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz mengatakan, aplikasi Lancang Kuning Nusantara merupakan terobosan dan inovasi dari Kapolda Riau, Irjen Pol Agunhg Setya Imam Effendi dalam penanganan Karhutla di Riau. Ini tak terlepas dari atensi Presiden RI Joko Widodo agar setiap titik api dan setiap Karhutla segera dilakukan pemadaman dengan cepat, tepat dan efektif.

“Di Riau ini aplikasi Lancang Kuning sudah berjalan dan mumpuni menekan ancaman Karhutla, karena seluruh petugas dapat dikendalikan melalui satu komando,” jelasnya.
Tak hanya itu, Kapolri di depan Panglima TNI serta tamu undangan lainnya blak-blakan menyatakan apa dilakukan Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, pantas diapresiasi.

“Saya juga berterima kasih dan apresiasi kepada Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia. Izin Panglima, Saya akan cari jabatan terbaik untuk Kapolda Agung setelah ini. Jika berprestasi, saya kasih reward, begitu juga sebaliknya,” kata Kapolri berjanji.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI. Hadi Tjahjanto mengatakan, aplikasi ini sangat penting dimiliki wilayah-wilayah yang setiap tahun mengalami kebakaran hutan dan lahan. Namun aplikasi ini tidak bisa berjalan efektif tanpa ditindaklanjuti dengan dua hal pokok.

“Kedua hal itu, setelah kita mengetahui deteksi dini melalui aplikasi tadi, kemudian kita informasikan ke lapangan untuk kita identifikasi, apakah kebakaran hutan atau titik api itu terjadi dimana dan memang menjadi api atau panas sehingga wilayah bisa melaporkan kembali ke posko benar adanya.

Seandainya itu adalah titik api, segera dilakukan koordinasi eksekusi dengan pemadaman api menggunakan pesawat terbang ataukah pemadaman lewat darat menggunakan pompa-pompa air,” pungkas, Hadi Tjahjanto.

Proses peresmian aplikasi Dasboard Lancang Kuning nusantara ditandai dengan penekanan tombol bersama, Selanjutnya Panglima dan Kapolri melakukan komunikasi dengan petugas dilapangan melalui aplikasi yang baru saja di lounching.(jsR/rrls).

Tinggalkan Balasan