GTC Kemungkinan Besar Tak Berangkatkan 34 Jemaah Calon Umroh

0
412

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-Sebanyak 34 jemaah calon umroh yang sedianya berangkat ke Tanah Suci melalui travel biro Garuda Terobosan Cahaya (GTC) kemungkinan besar batal.

Pasalnya, sang pemilik biro GTC, Feri Andria mengaku dirinya pun ditipu oleh Miftah Muhajir Dalimunte. Firi dalam laporannya ke Polresta Pekanbaru mengaku dirinya telah menyerahkan uang sebesar Rp2,4 miliar untuk biaya keberangkatan sebanyak 101 jemaah umroh.

Namun sejak 4 Maret lalu, Miftah Muhajir tidak dapat dihubungi lagi. Sementara 34 dari 101 calon jemaah umroh telah melaporkan Feri Andria dan perusahaan tour and travel miliknya ke Polda Riau.

34 calon jemaah umroh ini dijanjikan berangkat ke Tanah Suci pada 4 Maret lalu. Tetapi sejak Selasa lalu, kantor Travel and Tour GTC di Jalan Imam Munandar nomor 57, Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya sudah tidak beroperasi lagi. Kantor itu sudah digembok dari luar. Parahnya, Feri Andria pun sulit dihubungi.

Dari pantauan Suara Persada.com, kantor GTC yang 3 lantai itu digembok besi. Sebanyak 4 karyawannya, 2 perempuan dan 2 laki-laki juga tak “ngantor” lagi.

“Senin sore terlihat banyak calon jemaah umroh yang datang,’’ tutur seorang pegawai apotek yang bersebelahan dengan kantor GTC tersebut.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan berjanji akan mengusut tuntas dugaan penipuan 34 calon jemaah umroh melalui kantor Tour and Travel GTC tersebut.

”Kalau sudah dilaporkan ke kita, pasti kita tindaklanjuti,” katanya kepada wartawan.

Tetapi jemaah calon umroh meragukan keseriusan pihak Polda Riau. Sebelumnya, kasus serupa pernah dilaporkan ke Polresta Pekanbaru. Namun, hingga penanangan kasus tersebut “ditarik” ke Polda Riau pun kasus tersebut juga tak tuntas. Mirisnya, polisi tidak dapat melacak keberadaan pemilik biro jasa perjalanan umroh tersebut. Duh!***

Tinggalkan Balasan