BANGKINANG, SUARAPERSADA.com— Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang terkesan abaikan dan memilih bungkam terkait keterlambatan pelaksanaan pembangunan RSUD Bangkinang.
yang sedang di sorot masyarakat.
Diberitakan sebelumnya, tim investigasi LSM Penjara Kampar, mempertanyakan penyebab keterlambatan pembangunan RSUD Kampar yang sudah menghabiskan uang negara puluhan milyar tersebut. Menurut Ketua Tim investigasi LSM Penjara Kampar, seharusnya pada tahun 2020 lalu pekerjaan gedung tersebut sudah rampung. Namun hingga tahun 2021 tidak kunjung rampung.
Hal senada juga disampaikan warga masyarakat Bangkinang, yang mengaku kesal kepada pemerintah Kampar dan pihak RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar atas keterlambatan pembangunan Rumah Sakit Umum Kampar tersebut. “Kami kecewa terhadap Pemkab Kampar dan Pihak RSUD” ujar warga yang minta indentitas nya tidak di publikasikan, Jumat (3/9/2021).
Ia meminta kepada Pemkab Kampar dan Pihak RSUD agar transparan, karena dana yang digelontorkan untuk pembangunan RSUD tersebut adalah uang rakyat, cetusnya.
Sementara Direktur RSUD Bangkinang yang di konfirmasi dan klarifikasi terkait keterlambatan pembangunan serta tidak terawatnya kawasan gedung dari rumput. Baik lewat pesawat silulernya maupun pesan singkat melalui WhatsApp, namun hingga berita ini dilansir tidak memberikan tanggapan alias bungkam, sekalipun tampak sudah terbaca.**(Hamdani)























































