FITRA Sumut Rekomendasikan untuk Membatalkan Sidang Tahunan IMF Dan World Bank 2018

0
379

MEDAN, SUARAPERSADA.comForum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Sumut, merekomendasikan kepada Pemerintah untuk membatalkan pertemuan dengan IMF dan World Bank di Bali tahun depan.

Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif FITRA Sumut Rurita Ningrum kepada wartawan, Kamis (04/05).

Berdasarkan analisis FITRA, pertemuan dengan IMF yang menggelontorkan dana Rp1 Triliun dari anggaran Pemerintah merupakan pemborosan.

“‎Hal ini jelas merugikan publik karena, trauma kebijakan IMF dan Worldbank yang kadang justru merugikan ekonomi Indonesia. Seperti BLBI, itu adalah saran IMF yang justru memperparah krisis,” ujar Rurita.

Bukan bermaksud membandingkan, lanjut dia, saat Pemerintah arab ke Indonesia, mereka membiayai biaya perjalanan senilai Rp.250 Miliar. Dengan timbal balik investasi Rp.89 Triliun.

“Nah ini, kita habis Rp.1 T, paling paling akan dapat tambahan bukan investasi, tapi justru utang luar negeri yang akan membengkak dengan menggadaikan APBN dan Aset negara termasuk BUMN. Hutang kita saat ini 2017 per Januari Rp. 4.274 Triliun rupiah. Utang Pemerintah terhadap World Bank dan IMF sudah sangat memiskinkan,” imbuhnya.‎

Untuk itu katanya, dengan agenda yang tidak jelas, dengan trackrecord IMF yang memperburuk krisis dan lahirnya BLBI, dan dengan dana yang sangat besar maka FITRA dan 13 jaringan diseluruh Indonesia merekomendasikan lebih baik batalkan agenda meeting Presiden-IMF dan World Bank di Bali tahun 2018.‎

Sekadar informasi, accara itu bakal dihelat 8 sampai 14 Oktober 2018 di Bali. Sekitar 15 ribu orang plus rombongan tamu bakal hadir. Sidang Tahunan IMF dan World Bank 2018 dilaksanakan tak lama sebelum Asian Games 2018, selisihnya sekitar sebulan lebih sedikit saja. Plus ada Pilkada Serentak 2018 pula.**Win

Tinggalkan Balasan