DPD SBSI 1992 Sumut Buka Acara Rakercab dan Pelantikan 19 PK se-Kabupaten Tapteng

0
1922

TAPTENG, SUARAPERSADA.com – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Serikat Buruh Sejahteta Indonesia 1992 (SBSI 92) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar Rakercab sekaligus pengukuhan pengurus komisariat (PK) se-Kabupaten Tapanuli Tengah, bertempat di jalan faisal tanjung Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah, Jumat (26/10).

Acara ini dibuka DPD SBSI 1992 Sumatera Utara yang diwakili, Roni Ramadani. Pantauan media ini Rakercab selain dihadiri oleh perwakilan pengurus komisariat (PK) SBSI 1992 se-kabupaten Tapteng, perwakilan BPJS ketenagakerjaan, BPJS kesehatan, perwakilan Dinas Tenaga Kerja, juga Polres Tapteng.

Dalam sambutannya, Roni menghimbau agar buruh senantiasa konsisten dan solid terhadap perjuangan terhadap hak-hak buruh.

“Kepada rekan-rekan buruh kami menghimbau untuk dapat konsiten dan solid terhadap gerakan perjuangan buruh. Perjuangan buruh belum lah tuntas hanya sebatas tuntutan hak normatif yang telah terpenuhi. Masih banyak yang harus diperjuangkan, seperti contoh mencabut PP 78 yang merugikan kaum buruh,” ujar Roni.

Lanjut Roni lagi, terlebihi masa ini kita dihadapkan terhadap globalisasi ekonomi, buruh harus dapat berinovasi dan memanfaatkan peluang untuk dapat berkompetisi nantinya.

Roni juga mengatakan semoga hasil Rekomendasi rakercab nantinya benar-benar dapat dilaksanakan oleh DPC SBSI 92 dan pengurus komisariat (PK) se-kabupaten Tapanuli tengah. DPC SBSI 92 Tapteng juga harus dapat membangun kemitraan yang baik terhadap berbagai instansi dan serikat yang ada di Tapteng.

Menanggapi arahan dan harapan DPD SBSI 1992 Sumut, Ketua DPC SBSI 92 kab.Tapteng, Demakson Tampubolon menegaskan siap menjalankan arahan. Pada kesempatan itu, Demakson juga memberikan motivasi bagi anggotanya untuk dapat membangun semangat kebersamaan dan kesatuan.

“Suatu saat kelak buruh dapat bersatu hingga tidak lagi dipandang sebelah mata, untuk itu kepada seluruh PK diminta agar dapat menciptakan sinergitas dengan pihak perusahaan agar dapat tercipta hubungan industrial yang harmonis dan Pancasilais. Buruh harus dapat menjadikan perusahaan sebagai rumah keduanya, agar ada rasa memiliki dan mencintai terhadap pekerjaannya dan sebagai wujud syukur kita atas rezeki yang telah diberikan Tuhan kepada kita,” ucap Demakson.

Lanjut Demakson lagi, Bila perlu rekan-rekan buruh melakukan bakti sosial seperti gotong royong di perusahaan tempat bekerja tanpa mengharapkan yang namanya lembur atas kegiatan tersebut. Karna semata-mata kegiatan tersebut digelar sebagai ucapan terima kasih kita kepada Tuhan sekaligus pengusaha yang sudah beritikad baik untuk memenuhi semua hak normatif kaum buruh.

“Ini semua kita lakukan demi mewujudkan hubungan industrial yang harmonis dan pancasilais. Bahkan program ini juga dapat membantu meningkatkan produktivitas perusahaan dimana tempat kita bekerja. “Pengusaha kaya, buruh sejahtera”, ini harus dapat kita wujudkan,” tandas Demakson.

Pada kesempatan yang sama pihak BPJS ketenagakerjaan dan BPJS kesehatan juga mengatakan siap mendukung kegiatan-kegiatan SBSI 92 yang bersentuhan dengan BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan.

Acara terakhir Rakercab ditutup dengan pelantikan 19 pengurus komisariat (PK) se-kabupaten Tapteng yang dipimpin langsung oleh ketua DPC SBSI 92 kab. Tapteng Demakson Tampubolon.**(Jhon)

Tinggalkan Balasan