PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Ditengah Pandemi Covid-19, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau tetap memberikan pelayanan bagi pasien umum terutama bagi pasien sub spesialis dan jumlah pasien tidak berkurang. Demikuan disampaikan Direktur Utama (Dirut) RSUD AA Riau,
Nuzelly Husnedi, Kamis (12/11/2020)
Dijelaskan Nuzelly, hal ini bisa dilihat dari aktivitas operasi besar yang dilakukan tim dokter RSUD AA dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan tim operasi jantung di RSUD AA juga sudah menjalankan operasi jantung secara mandiri. Untuk pelaksanaan operasi Jantung tersebut, RS harapan kita Jakarta mempercayakan Tim dari kita. RS Harapan kita yang melakukan supervisi mengatakan kita sudah bisa melakukan operasi mandiri,”terang Nuzelly Husnedi
Dikatakan Nuzelly, dengan kepercayaan yang diberikan RS pusat Jantung ini, maka tim di RSUD Arifin Achmad akan semakin rutin melakukan operasi jantung, bahkan mengagendakan setiap akhir pekannya. ” Hari Jumat dan Sabtu akan rutin operasi untuk jantung. Karena penderita jantung yang datang ke RSUD AA itu juga cukup besar,”jelas Nuzelly sebagaimana dikutip dari mediacenter riau.go. id.
Lagi kata Nuzelly, tidak hanya jantung, namun operasi berat lainnya terutama soal tumor dan lainnya, juga tetap berjalan seperti biasanya.”Karena sebagai pusat rujukan tetap saja dari Kabupaten dan Kota mengirimkan pasien dengan kondisi penyakitnya dalam golong sub spesialis (penyakit berat),”jelas Nuzelly.
Namun karena pelaksanaan operasi ditengah pandemi covid, sedikit berbeda dari situasi normal, sebagai upaya untuk safety kepada tenaga medis dan tentunya pasien.”Persyaratan kita lebih ketat, persiapan sebelum naik ke meja operasi lebih banyak. Kita juga memikirkan keselamatan tenaga medis,” ulasnya.
Menurut Dirut RSUD AA ini, RSUD AA tentunya dalam memberikan kepada masyarakat juga tetap membudayakan pasien dijadikan sebagai ibu, sehingga pasien betul-betul dilayani dengan penuh kasih sayang seperti ibu.
“Pelayanan pasien seperti ibu kita terapkan, sehingga budaya ini tertanam di tenaga medis kita semua, sehingga tidak salah juga ditengah covid ini dedikasi tenaga kesehatan kita melayani tidak berkurang,”tutup Nuzelly.(jsR)






















































