PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kembali menyalurkan Zakat Profesi Guru, Pengawas dan PNS dilingkungan Disdik Pekanbaru kepada 268 siswa miskin dan 2 orang warga kurang mampu di Kecamatan Sukajadi dan Kecamatan Senapelan Pekanbaru, Rabu (21/9).
Acara penyerahan zakat yang berlangsung di lapangan UPTD Kecamatan Sukajadi Pekanbaru ini, dihadiri Kadisdik Pekanbaru, Abdul Jamal M Pd, Ketua UPZ Disdik Pekannaru Muzailis, Pengurus BAZNAS Pekanbaru Ridho Rinaldo, pengurus UPZ Disdik, para Kepala sekolah dan seluruh siswa penerima zakat.
Ketua UPZ Disdik Pekanbaru Muzailis dalam laporannya menyampaikan, “penyaluran zakat melalui UPZ Disdik kali ini merupakan periode ke VI tahun 2016 dengan dana sebesar Rp.215.250.000 yang akan disalurkan kepada 268 orang siswa miskin yang berasal dari siswa SD, SMP dan SMA di Kecamatan Sukajadi dan Senapelan Pekanbaru dan 2 orang warga kurang mampu,” terang Muzilis.
Sementara pengurus Baznas Kota Pekanbaru, Ridho Rinaldo menyebutkan, sejak Pemko Pekanbaru melaksanakan program Zakat, UPZ Disdik merupakan pengumpul zakat terbesar. “Atas keberhasilan tersebut Baznas Pekanbaru menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemberi zakat dilingkungan Disdik Pekanbaru,” kata Ridho.
Menurut Ridho, sesusai dengan perintah agama islam, sesungguhnya amal itu amatlah penting dan ber zakat wajib hukumnya. “Dengan disalurkannya zakat, khususnya kepada siswa dari keluarga miskin, maka mereka dapat terbantu untuk meringankan biaya pendidikan, sehingga dapat melanjutkan pendidikan kejenjang lebih tinggi,” sebut Ridho.
Menurut Ridho lagi, ber- zakat merupakan salah satu program Pemko Pekanbaru dalam upaya mengentaskan kemiskinan yang dikemas dengan program Pekanbaru Cerdas. “Dan sejak program zakat dilaksanakan, sungguh luar biasa partisipasi dari masyarakat. Sehingga sudah puluhan ribu siswa miskin terbantu sehingga dapat melanjutkan pendidikannya,” sebutnya.
Kadisdik Pekanbaru Abdul Jamal M Pd dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada para guru, pengawas dan PNS dilingkungan Disdik Pekanbaru yang sudah iklas berzakat. Sejak tahun 2013, UPZ Disdik telah berhasil mengumpul zakat sekitar 10 miliar dan yang disalurkan melalui UPZ Disdik sekitar 6,5 miliar yang telah disalurkan kepada 7.988 penerima, urainya.
Diakuinya, UPZ Disdik merupakan pengumpul zakat terbesar, dimana setiap bulannya berhasil mengumpulkan zakat sekitar Rp. 350 juta. Dan kedepan program ini akan terus dikembangkan, bahkan Disdik akan mencetuskan program beasiswa untuk siswa miskin, kata Abdul Jamal.
Selanjutnya, Kadisdik meminta kepada penerima zakat agar dapat memanfaatkan bantuan sebaik-baiknya khususnya untuk kebutuhan pendidikan, dan mendoakan pemberi zakat agar murah rezeki. Dia juga meminta kepada masyarakat, agar jangan sungkan untuk melaporkan kepada sekolah ataupun ke UPZ Disdik untuk menjadi penerima zakat, tutupnya.**(jsn)





















































