PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kembali menyalurkan Rp 212,7 juta zakat yang dihimpun dari guru, pengawas dan ASN dlingkungan Disdik Pekannaru, kepada 226 siswa kurang mampu. Penyaluran zakat ini, merupakan periode Ke VIII tahun 2016 dan dilaksanakan di Kecamatan Lima puluh. adapun penerima sebanyak 226 siswa yang terdiri dari siswa SD,SMP dan SMA. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban keluarga untuk membantu membiayai kebutuhan biaya sekolah kata Kadisdik Pekanbaru H.Abdul Jamal,M.Pd usai penyerahan zakat tersebut, di SD 11 Kecamatan Lima puluh Pekanbaru, Kamis (8/12).
Menurut Jamal, dengan adanya zakat tersebut maka para guru telah menunaikan rukun Islam ke-empat yakni membayarkan zakat dengan harapan akan mendapatkan pahala. “Dimana sebagian pendapatan guru yang dizakatkan itu, diyakini akan ditambah rezekinya oleh Allah SWT sehingga pada guru jangan pernah ragu untuk menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membantu sesama,” kata Jamal.
“Zakat yang diiringi dengan niat tulus para guru dengan menyisihkan sebesar 2,5 persen dari gaji mereka itu ke depan hendaknya dapat terus dilanjutkan dan dapat terkoordinir dengan baik,” katanya lagi.
Selain Pemkot Kota Pekanbaru yang bertanggungjawab dalam menyelesaikan persoalan kemiskinan di daerah ini, sudah semestinya para masyarakat yang memiliki taraf ekonomi yang lebih dapat meringankan tangan mereka untuk saling membantu termasuk guru guna mendukung para siswa kurang mampu, sehingga dapat melanjutkan pendidikan, ujarnya.
Oleh karena itu, program Zakat ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk tahun-tahun mendatang. “Kami pihak dinas terus mensosialisasikan kepada guru dan pegawai agar mengeluarkan zakat profesinya. Semoga kedepan akan lebih banyak lagi,” harap Jamal.**(jsn)




















































