Beranda Breaking News Dijemput Paksa, Pemko Akan Terapkan Sanksi Bagi OTG Covid-19

Dijemput Paksa, Pemko Akan Terapkan Sanksi Bagi OTG Covid-19

55
0
Pj. Sekdako Pekanbaru, M. Jamil, S Ag

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com– Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru segera menerapkan Peraturan Walikota (Perwako) tentang isolasi mandiri bagi Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19.

Perwako tersebut menjadi payung hukum dalam regulasi yang mengatur isolasi mandiri bagi OTG. Nantinya isolasi mandiri bagi OTG harus dibawah pengawasan pemerintah dan dirujuk menjalani isolasi di tempat yang telah disiapkan pemerintah.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota (Pj Sekdako) Pekanbaru Muhammad Jamil mengungkapkan, Perwako tersebut diperkirakan efektif diberlakukan pada pekan depan. Dan bagi OTG yang tidak mengikuti Perwako tersebut akan diberi sanksi, terang Jamil.
“Kita beri sanksi, ada penjemputan paksa bersama aparat penegak hukum,” ujar Jamil, Jumat (16/10).

Dielaskankannya lagi, Perwako isolasi mandiri bagi OTG tersebut saat ini telah disampaikan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk dilakukan harmonisasi dengan Peraturan Gubernur (Pergub).

Usai dilakukan harmonisasi dengan Pergub, Perwako tersebut akan dikembalikan ke pemerintah kota untuk ditandatangani Walikota Pekanbaru untuk pengesahan,ujarnya.

Pihaknya melalui Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru akan bertindak tegas dalam menjalankan Perwako isolasi mandiri bagi OTG tersebut. Penindakan juga didampingi aparat penegak hukum (APH).

Terkait isolasi mandiri OTG sesuai dengan peraturan pemerintah pusat, ditegaskan bahwa pemerintah daerah harus melakukan pengawasan terhadap para OTG Covid-19 agar isolasi dijalankan maksimal. Hal tersebut juga menghindari adanya penyebaran virus dari OTG terhadap keluarga dekat atau lingkungan sekitar, apabila OTG menjalani isolasi mandiri di tempat masing-masing.

Dalam Perwako ini terdapat kategori dan siapa saja yang dapat melakukan isolasi mandiri di rumah. Kalau mereka isolasi mandiri di rumah, dengan ketentuan rumahnya layak untuk isolasi. Seperti anak tidak ramai, tidak bergaul dengan keluarga dan ada toilet di kamar.

“Satgas akan melakukan pengecekan ke rumah OTG. Jika setelah dilakukan pengecekan terhadap rumah nya tidak layak isolasi dirumah, maka OTG dibawa ke fasilitas pemerintah untuk isolasi mandiri,” tutupnya. (jsR)

Tinggalkan Balasan