PEKANBARU, SUARAPERSADA. com– Pemerintah Kota Pekanbaru kembali menggelar vaksinasi yang di peruntukan kepada para pelajar yang berusia 12 sampai 17 tahun diwilayah Kota Pekanbaru.Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari program vaksin nasional dalam rangka penanggulangan Pandemi Covid-19. Sasaran vaksinasi kali ini terhadap pelajar SMP Negeri 34 Pekanbaru, sebanyak 500 orang dan merupakan vaksin yang pertama, Jumat (30/7/2021).
Saat pelaksanaan vaksinasi ini dihadiri langsung Walikota Pekanbaru Dr. Firdaus, ST.,MT, Kapolresta Pekanbaru, Kadisdik Kota, Dr.Ismardi Ilyas, M Ag, Kepala BPBD Kota Pekanbaru, Camat Marpoyan Damai dan Lurah Maharatu.
Adapun para Vaksinator yang bertugas sebanyak 49 orang yang berasal dari beberapa Rumah Sakit yang ada di Pekanbaru. Antara lain, RS Madani, RS Aulia, RS Tabrani RAB Pekanbaru, petugas Diskes Pekanbaru. Turut membantu Satpol PP kota Pekanbaru, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Polsek serta para guru SMPN 34 Pekanbaru.
<sDalam kesempat tersebut, Kepala sekolah<span;> SMPN 34 Pekanbaru<span;>,<span;> <span;>Elvi Devita,S.Pd.,M.Pd mengatakan, ”Alhamdulillah pelaksanaan vaksinasi yang digelar pagi ini berjalan aman dan lancar, serta seluruh yang hadir mematuhi protokol kesehatan, sebutnya.
Kita bisa melihat antusias para siswa-siswi untuk mengikuti jalannya vaksinasi ini, sedangkan orangtua menunggu anaknya di luar pagar.
Dalam pelaksanaan vaksin ini kita tidak memaksa anak-anak agar ikut vaksin. Bagi orang tua yang tidak mengizinkan anaknya vaksin tidak masalah, sebutnya.
Kita sudah mengingatkan dan menghimbau kepada orangtua murid kalau Vaksinasi itu penting untuk kesehatan kita semua, ujarnya.
Menurut Elvi untuk vaksin pertama kali ini diikuti 500 orang, sementara untuk vaksin kedua, kita masih menunggu petunjuk lanjut dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dan Satgas Covid-19, terangnya.
“Kita berharap seluruh anak-anak kita tetap sehat dan peran orang tua sangat kita harapkan demi suksesnya program Pemerintah dalam upaya memutus mata rantai Covid-19. Sehingga kedepannya proses belajar-mengajar bisa berlangsung dengan tatap muka, harap Elvi. (jsR).



















































