Dihimpit Ekonomi Pemuda Lajang Gantung Diri

0
299

MEDAN, SUARAPERSADA.com-Diduga dihimpit masalah ekonomi yakni biaya adiknya untuk kuliah, sementara orangtua sakit di kampung, Mario Sianipar (21) memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumah temannya di Jalan Damar, Kelurahan Sei Putih Timur, Kecamatan Medan Petisah.

Informasi dihimpun, kejadian tersebut terungkap saat korban, sebelum mengakhiri hidupnya mengirim pesan terhadap temannya bernama Setiawan alias Richat.

“Chat, kutitip meme yah, soalnya aku mau pergi jauh,” ujar Setiawan menirukan SMS korban.

Mendapati SMS tersebut, dia pun sontak terkejut dan langsung bergegas ke tempat di mana korban tinggal. Dan ternyata betul, korban sudah mengakhiri hidup di lantai 4 rumah itu tepat di jemuran dengan seutas tali nilon.

“Pas dapat SMS, langsung kukejar, dan tenyata benar, sempat juga kutolong, tapi sudah meninggal,” tambahnya lagi, Rabu.(13/05).

Dijelaskannya, korban nekad mengakhiri hidup lantaran tak ada biaya adiknya yang akan segera kuliah, sementara ayah mereka sedang sakit di Rantau prapat yang merupakan kampung halaman mereka.

Tidak berapa lama, setelah mengetahui kejadian tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Medan Baru pun langsung ke lokasi kejadian. Dan atas permintaan keluarga, korban langsung dibawa ke kampung.

“Tidak ada tanda-tanda penganiayaan dan kita tidak melakukan otopsi karena permintaan keluarga. Mereka sudah membuat pernyataan,” ujar Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronny N Sidabutar saat dikonfirmasi wartawan.**Win

Tinggalkan Balasan