PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, kembali menyalurkan zakat profesi guru, pengawas dan pegawai dilingkungan Disdik Pekanbaru, kepada 56 siswa miskin dari 8 sekolah se Kecamatan Sail Kota Pekanbaru, Senin (1/2).
Kadisdik Pekanbaru Prof.Zulfadil,SE MBA, dalam sambutannya menyebutkan, penyaluran zakat kali ini, merupakan yang terahir dimasa jabatannya selaku Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru.
“Selama 2,5 tahun program zakat, UPZ Disdik telah berhasil mengumpulkan zakat sebesar 9,8 miliar dan sudah disalurikan kepada 5769 orang siswa, guru komite sekolah dan masyarakat miskin,” urainya.
Zulfadil menuturkan, berbagai tantangan yang dihadapinya, saat menerapkan program zakat. Saya didemo para guru, di cecar berberapa LSM yang meminta agar program zakat di hentikan dan menuding macam-macam. “Namun saya tidak pernah surut dan terus melanjutkan program Pemko Pekanbaru. Karena ber- zakat merupakan perintah agama dan wajib hukumnya,urainya.
Lagi kata Zulfadil, “sejak saya sebagai Kadisdik, orang menilai salah satu keberhasilan saya adalah penerapan program Zakat”.
Dihadapan puluhan siswa penerima zakat, Zulfadil mengisahkan perjalanan hidupnya, sebagai seorang anak yatim. Namun berkat kerja keras dan taat beragama, bisa berhasil menuntut ilmu, hingga meraih gelar Profesor dan menjadi Dosen, kisahnya.
Dia meminta kepada siswa penerima Zakat, agar mendoakan para guru yang ber-zakat, agar sehat, panjang umur, murah rezeki dan sukses.
“Besok saya sudah masuk Kampus, diminta kepada pengurus UPZ Disdik Pekanbaru,, agar program zakat diteruskan dengan baik,” harapnya.
Bersasarkan data yang di himpun dari UPZ Disdik Pekanbaru, siswa penerima zakat sebanyak 56 orang dari tujuh Sekolah Dasar (SD) dari Kecamatan Sail Pekanbaru. Masing-masing siswa menerima Rp.750 ribu.**(jsn)





















































