MERANTI, SUARAPERSADA. com- Puluhan Kepala Desa di Kabupaten Kepulauan Meranti Riau, Selasa (31/12) berkumpul di gedung FKKD jalan tanjung harapan kecamatan tebing tinggi. Kedatangan para Kades tersebut untuk mempertanyakan nasib mereka yang belum menerima honor mereka dan perangkat desa alias penghasilan tetap (Siltap) yang hingga penghujung tahun 2019 tak kunjung dibayarkan Pemkab Meranti.
Kedatangan para Kades tersebut di sambut oleh wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs. H.Said Hasyim, Msi, Kapolres Kepulauan Meranti, Taufik Lukman, S.ik, Asisten 3 Kabjpaten Kepulauan Merantt, H. Rosdaner, S.Pd. Juga dihadiri ketua Forum Kepala Desa dan parangkatnya.
Dalam dialog tersebut, para Kades menyampampaikan aspirasinya, terkait keluhan belum dibayarkannya honor mereka, juga belum cairnya dana desa sekitar 35 persen, jina diakomulasikan sebeasar 10 milyar atau sekitar Rp.220 juta lebih setiap desa. Dan mereka mendesak Pemkab Kepulauan Merantu agar segera me.bayarkannya.
Menurut ketua forum kepala desa Kabupaten Meranti, Mahadi, dirinya sengaja mengumpulkan para Kepala desa untuk sama- sama memperjuangkan nasib mereka. Sehingga tidak terjadi lagi hal serupa seperti dua tahun sebelumnya, tukasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Meranti menjelaskan, pihaknya sudah menginstruksikan kepada anggotanya untuk menghimbau kepada seluruh bendahara desa untuk merekap berapa jumlah anggaran yang harus dibayarkan disetiap desa, khususnya penghasilan tetap (siltap) yang merupakan hak dari setiap kepala desa beserta perangkatnya, akunya.
Disisi lain, kepala desa Lukun, Lukman mengatakan, informasi yang mereka terima bahwa pemsrintah pusat telah mentransfer dana ke daerah. Namun hingga saat ini pihaknya belum menerima. “Kondisi tersebut sudah berulang kali terjadi. Setiap tahunnya kami selalu belakangan menerima. Walaupun hanya honor dan tidak seberapa tetapi bagi kami sangat berharga,” cetusnya.
Mendengar tuntutan para Kades tersebut direspon wakil Bupati kepulauan Meranti, Drs. H.Said Hasyim. “Saya siap memperjuangkan segala aspirasi saudara saudara sekalian, namun saya tidak berjanji, mudah-mudahan dengan doa dan perjuangan kita bersama agar dana desa tsrsebut segera terealisasi,” terangnya.
Dia berbarap kepada para Kades, agar bersabar dan agar tetap menjalankan tugas dan tangung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, harapnya.
Pantauan media ini, usai pertemuan, Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, didampingi Ketua Forum kepala desa, Mahadi, Sekretaris Forum Kades,Penti Kurniawan, S.Psi, dan satu orang perwakilan kepala desa bersama- sama menuju kantor BPKAD untuk mempertanyakan tuntutan para Kades kepada Kaban BPKAD Meranti, Bambang.
Namun hingga berita ini dilansir belum ada hasil pertemuan tersebut. (Mihrab.P)





















































