PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Guna mencegah masuknya paham radikalisme di Pekanbaru, Forum Pembaharuan Kebangsaan (FPK) Kota Pekanbaru menggelar dialog Kebangsaan, Kamis (4/2).
Acara dialog Kebangsaan dengan tema “mencegah masuknya radikalisme di kota Pekanbaru”, yang berlangsung di gedung Graha Pena Riau Pos Pekanbaru, di hadiri Asisten I Setko Pekanbaru, Kaban Kesbang kota Pekanbaru, Pengurus FPK kota Pekanbaru dan sekitar 80/orang pengurus FPK se Kecamatan kota Pekanbaru.
Ketua Forum Pembaharuan Kebangsaan Kota Pekanbaru Suraji mengatakan, dialog Kebangsaan yang dihadiri 80 peserta dari perwakilan setiap kecamatan ini bertujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat tentang bagaimana tegaknya NKRI mempertahankan Bhinneka Tunggal Ika, GBHN dan Pancasila.
“Sosialisasi Kebangsaan yang disampaikan kepada masyarakat yakni untuk menanamkan rasa cinta terhadap tanah air,” sebut Suraji.
Asisten I Bidang Administrasi umum Setda Kota Pekanbaru Drs. Dastrayani Bibra memberikan apresiasi kepada FPK yang menggelar kegiatan tersebut. Dastrayani menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar selalu waspada terhadap berkembangnya paham radikalisme yang dapat merusak generasi muda bangsa dan akhirnya akan menjadi bahaya laten, terangnya.
Dialog Kebangsaan dinilai Dastrayani Bibra sangat baik untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan bahayanya gerakan tersebut, yang akan dapat mengganggu Persatuan dan Kesatuan Bangsa.
“Dalam menghadapi masuknya paham Radikalisme ke Kota Pekanbaru kita harus menyaring tentang ajaran yang disampaikan, jika bertentangan dengan peraturan dan perundangan yang berlaku maka ajaran tersebut harus diserahkan kepada pihak yang berwajib untuk di usut tuntas agar tidak merusak generasi muda sebagai penerus bangsa,” kata Dastrayani Bibra.
Dastrayani Bibra minta kepada Kesbangpolinmas kota Pekanbaru untuk selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan memberikan pengertian tentang bahaya paham Radikalisme yang akhirnya akan menjurus kepada bahaya laten.**(jsn)





















































