Berani Edarkan Narkoba di Sumut ”Kamar Jenazah Menanti”

0
1524
Dua dari tiga kurir narkoba asal Aceh yang ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut saat digiring petugas di RS Bhayangkara Tingkat II Medan

MEDAN, SUARAPERSADA.comWakapolda Sumatera Utara, Brigjend Agus Andrianto memastikan tindakan tembak mati akan tetap berlanjut. Kata Agus, tindakan ini perlu dilakukan untuk menghabisi sindikat narkoba yang merusak generasi penerus bangsa.

“Sesuai komitmen bapak Kapolri, semua bandar narkoba harus ditindak tegas. Karena, urusan memaafkan adalah urusan Tuhan. Urusan polisi adalah mengirim para bandar ini ke kamar jenazah,” ungkap Agus di RS Bhayangkara Medan, Sabtu (19/08) Siang.

Menyangkut kasus narkoba ini, anggotanya di Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut menembak mati Musli Adi M warga Gampong Teupin Gajah, Jambo Aye, Aceh Utara. Dari tangan tersangka, disita satu kilogram sabu.

“Kami ingatkan sekali lagi bagi siapa saja yang coba-coba memasok narkoba ke wilayah Sumatera Utara, kami pastikan akan ditindak tegas. Hati-hati jika ingin mengedarkan, karena kami tidak akan tahu melakukan tindakan tegas,” kata Agus.

Sebagaimana diketahui, para bandar dan kurir kerap berasal dari Aceh. Menyangkut masalah ini, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Hendri M mengatakan bahwa sabu memang dikirim lewat jalur laut dari Malaysia ke Aceh.

“Para pelaku ini memang lebih pintar. Ketika melihat ada kelengahan, disitu dia beraksi. Seperti ikan, dimana ada celah, disitu dia menyelusup,” kata Hendri.

Begitupun, Polda Sumut akan tetap memperketat perbatasan Aceh-Sumut. Kata Hendri, Polda akan menempatkan anjing pelacak di pos penjagaan.**Win