Belum Setahun Usai Diresmikan, Dinding Gedung Kantor Cabang BRI Dumai Retak-Retak

0
60

DUMAI, SUARAPERSADA.com – Belum satu tahun usai diresmikan setelah gedung kantor BRI Cabang Dumai selesai di revitalisasi atau dibangun kembali namun beberapa titik dinding gedung kantor BRI tersebut tampak mengalami keretakan.

Sebagaimana diketahui, gedung Kantor BRI Cabang Dumai yang  terletak  di Jalan  Sultan Syarif Kasim kota Dumai, dibangun kembali atau direvitalisasi karena gedung BRI yang lama sudah termakan usia.

Gedung kantor BRI yang lama terdapat 3 lantai dan gedung yang baru usai di revitalisasi juga terdapat 3 lantai.

Revitalisasi gedung BRI Cabang Dumai memakan waktu pengerjaan sekitar 17 bulan sejak dibangun oleh pihak kontraktornya PT Arnesindo Global Solution (AGS).

Setelah usai kantor Bank BRI Cabang Dumai dibangun kembali, gedung baru Kantor BRI Dumai itu pun beroperasional sejak Senin (14/12/2020) dan diresmikan Selasa (15/12/2020) tahun lalu, namun dinding gedung yang baru dibangun tersebut terdapat keretakan-keretakan.

Menanggapi kondisi dinding bangunan gedung Bank BRI Cabang Dumai yang mengalami keretakan itu, pihak kontraktor PT Arnesindo Global Solution (AGS), Anton, menyebut kondisi tersebut hanya retak rambut saja.

“Kondisi itu hanya retak rambut saja atau retak plester dan acian bukan retak tembok”, ungkap Anton, menanggapi konfirmasi suarapersada.com saat Anton ditemui disalah satu ruangan kantor BRI Cabang Dumai.

Mewakili pihak kontraktor PT AGS, Anton, lagi-lagi menyebut kalau kondisi dinding gedung Bank BRI yang retak bukan retak tembok akan tetapi hanya retak rambut.

Karena ada keretakan plesteran dinding sebut Anton, maka pihaknya (AGS) kata Anton men ciping atau membobot plesteran yang retak untuk disemen kembali.

“Itu bukan yang retak tembok tapi retak plesteran yang di ciping atau di bobot”, ujar Anton mengulangi penjelasannya karena masih kondisi perawatan maka masih harus dibenahi.

Kondisi Dinding Gedung Tampak Retak

Sementara itu, disinggung soal adanya keretakan dinding yang tampak menganga diduga kondisi keretakan dinding kantor bank BRI Cab Dumai tersebut sudah retak timbal balik, dibantah Anton.

Anton pihak PT AGS ini lagi-lagi menyebut kalau keretakan dinding dimaksud bukan keretakan dinding atau tembok namun hanya retak plesteran saja.

“,Setelah di ciping hanya mentok ke batu herbel bukan retak timbal balik”,  ungkap Anton lagi.

Menurut Anton (pihak AGS), terjadinya keretakan yang muncul pada dinding bangunan gedung Bank BRI tersebut alasan Anton karena adanya pipa drane, pipa cctv dan cable alaram ditanam di dinding sisi luar kemudian di plester.

Sementara itu, Kepala Bank BRI Cabang Dumai, M Alfi Syahrin melalui Supervisor Bidang Umum Novi, menanggapi soal adanya kondisi keretakan pada dinding gedung Bank BRI menyebut masih kewenangan pihak kontraktor (AGS) untuk memperbaiki karena masih dalam masa perawatan dari pihak kontraktor (AGS).

Kemudian ketika soal besaran anggaran BUMN yang digelontorkan membangun ulang gedung Bank BRI Cabang Dumai dipertanyakan, pimpinan bank BRI ini terkesan tertutup.

Novi beralasan tidak mengetahui saol anggaran pembangunan ulang Bank BRI tersebut dan juga menyebut bukan kewenangan mereka soal menyebut besaran anggaran namun kewenangan BRI pusat.

Saat ini, kondisi dinding gedung Bank BRI Cabang Dumai yang sempat tampak mengalami keretakan-keretakan tersebut sudah tidak terlihat lagi.

Pihak kontraktor (AGS) sudah menciping dinding untuk diperbaiki atau disemen ulang dinding gedung tersebut namun soal ketahanan diding gedung yang sempat mengalami keretakan akankah dalam kondisi kuat menjadi pertanyaan.(Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here