MEDAN, SUARAPERSADA.com – Wilayah Sumatera Utara disebut satu di antara wilayah rawan terorisme karena itu, Kapolri memerintahkan Polda Sumut untuk menggalakkan 7 (tujuh) operasional saat ditetapkan status Siaga 1 sebagai antisipasi terorisme.
“Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) pada Jumat (22/01) pukul 13.30 WIB menyampaikan penekanan tentang antisipasi dan untuk tidak lengah dengan terorisme. Hal itu lantaran wilayah Provinsi Sumatera Utara merupakan salah satu daerah potensi rawan terhadap teror,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Helfi Assegaf kepada wartawan, Rabu (27/01).
Atas dasar perintah Kapolri itu, selanjutnya Kapolda Sumut membuat Surat Perintah tentang penjabaran tugas apabila terjadi aksi terorisme kemudian, dengan distribusi C Surat Telegram Nomor: STR/26/I/2016 pertanggal 23 Januari 2016, ditegaskan dan diperintahkan kepada para Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) sejajaran Polda Sumut agar mengantisipasi dan siaga terhadap aksi terorisme.
Dari hasil pemetaan, lanjut Helfi, wilayah Provinsi Sumut merupakan daerah potensi yang rawan aksi terorisme sehingga, perlu melakukan kegiatan operasional baik fungsi maupun terpadu secara maksimal dengan melakukan beberapa langkah-langkah operasi.
Diketahui, ada 7 (tujuh) langkah operasional yang akan dijalankan Poldasu yaitu, melakukan pemetaan, deteksi secara cermat, teliti guna mengetahui perkiraan terhadap kerawanan, ancaman aksi teroris dan pengawasan serta pemantauan secara ketat.
Selanjutnya, operasi digelar dengan berdayakan Polisi Masyarakat (Polmas) dalam rangka meningkatkan masyarakat ikut serta membantu dan mendukung tugas-tugas Polri dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait.
“Koordinasi akan dilakukan dengan tokoh masyarakat seperti, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda,” kata Kabid Humas.
Operasi keempat dilakukan upaya preventif menjaga rasa aman terhadap masyarakat melalui kegiatan patroli dialogis. Operasi kelima dilakukan penegakkan hukum termasuk penyelidikan menemukan calon-calon pelaku sebagai sasaran.
Kemudian operasi keenam adalah, proaktif deteksi dini untuk mencegah terjadinya aksi terorisme di wilayah Sumut. Dan yang terakhir operasi digelar dengan siagakan kekuatan cadangan dan peralatan yang cukup dan seimbang untuk mengatasi keadaan yang tidak terkendali.**Win





















































