Anggota DPRD Kampar Bantah Bermain Proyek, Namun Akui Kegiatan Pokirnya Dikerjakan Anak Sendiri

0
133
Ilustrasi Monopoli Proyek

BANGKINANG, SUARAPERSADA.com— Merebaknya issu bahkan pemberitaan di beberapa media yang menuding anggota DPRD Kampar, dari Praksi Partai Persatuan Pembangunan  (PPP) Kabupaten Kampar, Said Abdullah  diduga bermain proyek di Dinas PUPR Kampar.

Said Abdullah diduga bermain proyek Penunjukan Langsung (PL) sebanyak lima paket pekerjaan di OPD PUPR Kampar yang mengakibatkan  rekanan Kontraktor di Kabupaten Kampar tidak mendapatkan proyek  alias gigit jari.

Anggota DPRD Kampar, Said Abdullah  yang dikonfirmasi, Jumat (3/9/2021) di salah satu Warung Kopi dibilangan Jalan A.Yani Bangkinang kota  atas rumor tersebut, membantah bahwa dirinya bermain proyek. “Saya tidak pernah memiliki CV atas nama saya dan saya tidak pernah menandatangani proyek”,akunya.

“Jika ada menyebut saya bermain proyek sebanyak 5 paket tolong tunjukkan buktinya dihadapan saya,”tegasnya

Namun Said Abdullah mengakui, memang ada Pokok pikiran (Pokir) sebanyak 5 kegiatan. Yakni, bedah rumah masyarakat  di desa sipungguk. “Kegiatan tersebut saya suruh dikerjakan anak saya dan bukan atas nama saya, ” akunya.

Ditanya, apakah kebijakan yang terkesan memonopoli proyek apalagi dikerjakan anak sendiri. Sehingga rekanan kontraktor tidak dapat pekerjaan. Karena menyangkut nama baik sebagai wakil rakyat. Said Abdullah memilih tidak menjawab bahkan mengabaikan pertanyaan wartawan.**(Hamdani)

Tinggalkan Balasan