Andi M. Amir : BOP Untuk PNF Kota Pekanbaru Belum Maksimal

0
320
Ketua Forum PKBM Kota Pekanbaru Ir. Andi M. Amir

PEKANBARU, SUARAPERSADA. com– Ketua Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) kota Pekanbaru yang juga pemilik PKBM Hang Tuah Pekanbaru, Ir. Andi M.Amir meminta kepada pemerintah agar menambah kuota anggaran Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) kepada lembaga Pendidikan Kesetaraan.

Kerena sesungguhnya lembaga Pendidikan kesetaraan merupakan pendidikan nonformal yang mencakup program Paket A,B,C dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan, keterampilan serta pengembangan sikap dan kepribadian peserta didik. Artinya, tujuan PNF sama dengan lembaga pendidikan Formal, sebut Andi M. Amir diruang kerjanya, Jumat (23/10/2020).

Dikatakan Ketua Forum PKBM Pekanbaru ini lagi, dikota Pekanbaru tetdapat 27 PKBM swasta dan satu PKBM Negeri (SKB) Pekanbaru yang menerima BOP dari pemerintah. Dengan demikian bisa dipastikan seluruh lembaga PNF tersebut telah memenuhi syarat atau Juknis yang ditetapkan pemerintah. Bahkan ada beberapa PKBM yang memberikan Keterampilan hidup (life skil) kepada peserta didiknya.

Artinya kata Andi, masing- masing pesetta didik butuh bantuan pendidikan sabagaimana siswa yang belajar di pendidikan Formal. Namun hingga saat ini BOP yang diberikan pemerintah belum sesuai dengan yang diusulkan. Bahkan untuk kota Pekanbaru sendiri, dalam tahun 2020 ini, terjadi pengurangan BOP, hanya menerima sekitar Rp 2 miliar ucapnya.

Andi M. Amir menambahkan, terkait BOP ini, dirinya selaku ketua Forum PKBM kota Pekanbaru, selalu memotifasi rrekan-rekan pemilik PKBM supaya memanfaatkan BOP dengan baik dan mengacu atau berpedoman kepada Juknis BOP yang ditetapkan pemerintah. Yakni, Permendikbud Nomor 20 Tahun 2020, tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 13 Tahun 2020 tentang Juknis Dana Alokasi Khusus Nonfisik BOP PAUD dan Pendidikan Kesetaraan Tahun 2020, pungkasnya. (jsR)

Tinggalkan Balasan