MEDAN, SUARAPERSADA.com – Aksi pencurian modus pecah kaca mobil kembali marak di wilayah kawasan hukum Polsek Sunggal. Tak tanggung-tanggung, dalam sehari, terjadi dua kali aksi serupa yang menimpa masyarakat.
Informasi yang dihimpun suarapersada.com, aksi pertama menimpa Siti Fatimah beru Sitepu (41) warga Jl Sembada No45 B, Pasar V, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang, Kamis (09/06).
Saat itu, korban yang tengah mengendarai mobil Honda CRV warna putih BK 1507 UQ hendak pergi ke apotik di Jalan Djamin Ginting, tak jauh dari Jambur Namaken, persis di dekat Panglong Subur Traso.
Setibanya di jalan yang masih wilayah Sunggal itu, Siti memarkirkan mobilnya di tepi jalan. Sementara apotik itu berada di seberang jalan. Lantas mobil itu diparkirnya. Di dalam mobil terdapat tas berisi dua buah handphone merek Samsung Not 3, satu buah BlackBerry Qteen, uang dollar $200, uang 250 ringgit, uang tunai Rp 800 ribu, STNK, KTP, SIM, serta kartu kredit dari berbagai bank.
Baru beberapa menit Siti meninggalkan mobilnya untuk membeli obat, dia pun kaget ketika kembali ke mobil dilihatnya kaca bagian depan sebelah kiri sudah hancur berantakan. Sejumlah barang di dalam mobil habis digasak pencuri.
Hal serupa juga dialami Usman Prayetno (29) warga Jalan Pinang Baris, Gang Iman Jemali. Saat itu korban mengendarai mobil Honda Jazz BK 1261 ZA, berhenti tepat di depan rumah keluarganya di Jalan Bunga Asoka Gang Amal, Medan Sunggal. Kebetulan, korban hendak makan.
Namun naas, baru 30 menit meninggalkan mobil, kawanan pencuri naik sepeda motor Honda Vario berhasil menggasak uang tunai Rp 90 juta, 1 unit laptop dan 1 unit Ipad merek Samsung yang berada di dalam mobil Usman. Akibat peristiwa ini, pemborong di Dinas Binamarga tersebut mengalami kerugian ratusan juta.
Kapolsek Sunggal, Komisaris Daniel Marinduri saat dikonfirmasi pemburu berita Jumat (10/06) mengatakan, laporan kedua korban sudah diterima. Dia telah memerintahkan anggota Reskrim untuk melakukan pengejaran.
“Anggota masih berusaha menyelidiki kasus ini. Kami juga masih mengumpulkan saksi-saksi di lapangan. Mudah-mudahan, pelakunya bisa tertangkap,” kata Daniel.*Win





















































