Wartawan Diancam dan Dipukul Saat Liput Pekerja Podomoro yang Tewas di RS Malahayati

0
331

MEDAN, SUARAPERSADA.comAksi kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi di Medan, kali ini salah seorang wartawan media elektronik, Davies mengalami intimidasi dan kekerasan saat meliput pekerja yang tewas di RS Malahayati Medan,Rabu,(30/03).

“Saya dihalangi meliput di rumah sakit. Ada orang yang mengaku dari pihak Podomoro mengancam saya, bahkan saya juga sempat ditolak dan dipukul,” kata Davies kepada wartawan.

Mendapatkan intimidasi dari orang yang diduga merupakan pekerja Podomoro dan preman bayaran yang berjumlah lebih dari dua orang itu, Davies lalu menjelaskan pada mereka bahwa dirinya sedang dalam tugas peliputan.

“Dijawab mereka, ‘ngeliput atau mau mengganggu saja’, saya dibentak,” kata Davies.

Aksi intimidasi itu berakhir setelah sejumlah jurnalis lainnya mendatangi rumah sakit tersebut. Kemudian pihak yang diduga preman bayaran itu pergi meninggalkan lokasi.
Sementara, pihak Podomoro City yang disambangi wartawan di Jalan Putri Hijau, masih belum bisa memberikan konfirmasi mengenai kejadian salah seorang pekerja proyeknya, A Hutagalung, yang meninggal dunia setelah sempat di bawa ke RS Malahayati siang tadi.**Win

Tinggalkan Balasan