Massa HIMMAH Minta Kapolda Sumut Evaluasi Kinerja Kapolres Tobasa

0
293

MEDAN, SUARAPERSADA.comPuluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) menggelar unjuk rasa di pintu Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapoldasu, Jalan Sisingamangaraja KM 10,5 Medan, Kamis (17/03).

Dalam orasinya, massa meminta Kapolda Sumut Irjen Pol Raden Budi Winarso mengevaluasi kinerja Kapolres Toba Samosir (Tobasa) AKBP Jidin Siagian, terkait meninggalnya salah seorang tahanan dalam sel Polres Tobasa. Massa menilai, ada kegagalan dari Kapolres Tobasa sebagai pimpinan.

“Bagi kami hal-hal yang tidak berprestasi tidak layak untuk dipertahankan. Kami minta Kapolda lakukan evaluasi,” teriak pimpinan aksi, Abdul Razak Nasution.

Razak menuturkan, ada indikasi pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) Polres Toba Samosir terkait kematian Andi Pangaribuan dan indikasi tidak adanya pengawasan secara intensif dari Polres Tobasa yang mengakibatkan Andi meninggal dunia pada Jumat 06 November 2015 lalu.

“Kami ingin kasus kematian Andi Pangaribuaan diusut tuntas hingga selesai,” kata Razak.

Pendemo juga mendesak Polres Tobasa memberi pertanggungjawaban hukum, moral, spitural, maupun sosial kepada keluarga korban Andi Pangaribuan.

Selain itu, massa mendukung Komnas HAM segera mengusut tuntas, memeriksa dan membongkar kasus tewasnya Andi Pangaribuan di sel tahanan Polres Tobasa yang diduga kuat ada intimidasi secara jasmani dan rohani yang mengakibatkan kematian.

Staf Humas Polda Sumut, Kompol Gugun P Silaen yang menemui massa mengatakan, Polda Sumut akan segera menyalurkan aspirasi massa ke Kapoldasu. Usai mendengarkan arahan, massa membubarkan diri dengan tertip.

Sekedar mengingat, penyebab tewasnya Andi Pangaribuan (31) di dalam sel tahanan Narkoba Polres Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara akhirnya terkuak setelah keluarga korban melaporkan Kapolres Tobasa, AKBP Jidin Siagian ke Propam Polda Sumatera Utara, Senin (30/11/) lalu.

Benni Pangaribuan (43), abang kandung Andi Pangaribuan kepada wartawan menjelaskan, adiknya tewas di dalam sel tahanan dengan sejumlah luka lebam di sekujur tubuhnya dan luka tusuk sebanyak tiga lubang di leher. Hingga kini belum ada pihak yang bertanggung jawab terkait kasus kematian Andi Pangaribuan tersebut.**Win

Tinggalkan Balasan