Gedung baru RSUD Dumai Dioperasikan Pebruari

0
320

DUMAI, SUARAPERSADA.com – Perkembangan jumlah penduduk maupun pendatang musiman di Kota Dumai kian hari kian pesat. Berangkat dari hal tersebut, tingkat pelayanan kesehatan di Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai juga cukup tinggi.

Keterbatasan fasilitas ruangan maupun tempat tidur rawat inap untuk pasien di gedung lama RSUD, tak jarang pasien harus mengantri di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapat ruangan rawat inap.

Direktur RSUD Kota Dumai, dr. Syaiful, membenarkan, pasilitas ruangan dan tempat tidur rawat inap yang dimiliki RSUD Kota Dumai (gedung lama-red), masih terbatas menampung pasien rawat inap.

Ditemui suarapersada.com diruang kerjanya siang tadi, Selasa (3/2), Syaiful mengatakan, mengingat terbatasnya kamar maupun jumlah tempat tidur rawat inap pasien di ruang gedung lama, banyak pasien yang harus antri.

Menurut Direktur ini, karena pasien tidak sanggup atau tidak mau menunggu antrian untuk mendapat ruangan inap, tidak jarang pasien terpaksa berangkat ke Pekanbaru untuk berobat.

“Kasihan mereka. Kalaupun pasien ada yang tidak bayar untuk berobat di Pekanbaru karena terdaftar BPJS, namun biaya cukup banyak dibutuhkan karena harus mencari penginapan disana,” ungkap Syaiful.

“Mengingat kebutuhan masyarakat yang mendesak, bulan Pebruari ini, gedung baru RSUD sudah mulai dioperasikan, perlengkapan interior, mobile dan pasilitas disetiap ruangan sudah dilengkapi,” ujar Syaiful.

Dijelaskan Syaiful, ruangan gedung baru yang akan ditempati bulan Pebruari ini, diakui Syaiful baru hanya lantai I (satu) saja, sedang untuk lantai atas belum ditempati karena menunggu tahap pemasangan interior dan pasilitas lainnya.

Lantai satu gedung baru RSUD yang akan ditempati kata Syaiful, terdapat sejumlah ruangan kelas I, II dan kelas III, dengan fasilitas tempat tidur rawat inap sejumlah 76 buah.**(Tambunan)

Tinggalkan Balasan