PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Lambatnya Pembangunan kembali gedung sekolah SMAN 3 Pekanbaru yang musnah terbakar satu tahun silam, menimbulkan munculnya berbagai rumor dan tudingan miring, bahwa Pemko Pekanbaru dalam hal ini Disdik Pekanbaru tidak Peduli dengan Pendidikan.
Tudingan tersebut langsung di respon Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal, M Pd dengan menggelar konfrensi Pers. Dihadapan awak media Kadisdik Pekanbaru memaparkan berbagai program kerjanya kedepan dan klarifikasi atas pemberitaan sebagian media massa, terkait pembangunan gedung SMAN 3 Pekanbaru.
“Diawal kepemimpinan saya sebagai Kadisdik Pekanbaru, sengaja mengajak rekan-rekan wartawan guna memaparkan berbagai program kerja Disdik kedepan, terutama dalam menghadapi UN. Dan klarifikasi terkait pemberitaan keterlambatan Pembangunan kembali SMAN 3 Pekanbaru,” terangnya.
Menurut Abdul Jamal, Gedung SMAN 3 belum dibangun karena terkendala lahan. Lahan eks SMAN 3 adalah milik PT.Cevron yang dulunya CPI. “Sehingga pembangunan tidak bisa dilakukan, karena sesuai aturan, Pemerintah harus membangun di atas lahan milik pemerintah,” terangnya.
“Pemerintah kota Pekanbaru sudah berupaya maksimal meloby pihak PT.Cevron agar menghibahkan lahan tersebut kepada Pemko Pekanbaru, namun belum ada kesepakatan,” terangnya.
Disdik telah mempersiapkan segala sesuatunya, terkait pembangunan gedung SMAN 3. Antara lain Desain enginering Detail (DED) gedung berlantai tiga. “Jadi tidaklah benar, jika Pemko dituding tidak peduli dengan dunia Pendidikan dan tidak memiliki anggaran untuk membagun sekolah tersebut,” tegas Abdul Jamal.
“Ini janji kami, jika proses legalitas lahan sudah selesai, akan segera dibagun gedung sekolah SMAN 3 berlantai tiga,” kata Jamal.
Diakui Jamal, hingga saat ini ratusan siswa SMAN 3 Pekanbaru harus menumpang di SMPN 6 Pekanbaru unruk mengikuti proses belajar mengajar. “Hingga saat ini ratusan siswa SMAN 3 Pekanbaru harus menumpang di SMPN 6 Pekanbaru unruk mengikuti proses belajar mengajar,” akunya.
Untuk itu, saya mengundang rekan-rekan wartawan, guna menjelaskan permasalahan yang dihadapi, agar dalam memberikan informasi kepada publik sesuai dengan fakta,” sebutnya.**Jsn





















































