PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Personil Satpol PP Pekanbaru, Nur Yahya korban pengeroyokan puluhan personil Polisi, Selasa (1/12) dini hari.
Sekitar pukul 00.00, dua orang oknum polisi mendatangi pos penjagaan Kantor Satpol PP dan terjadilah perundingan dan telah kesepakatan untuk berdamai. Namun tiba-tiba datanglah sekitar 30 orang dengan mengederai motor dinas polisi Sabhara. Sebagian berpakaian atribut Polisi Sabhara dan sebagian lagi berpakaian biasa.
“Dengan tiba-tiba mereka menyerang membabi buta dan memukuli saya (Putra-red) dan Nur Yahya. Nur Yahya pingsan. Melihat Nur pingsan dan saya bingung. Saya dipukuli dengan menggunakan helm dan tongkat secara bertubi-tubi,” tutur Putra.
“Kami memang melakukan perlawanan, tapi karena kalah jumlah, kami keok,” akunya.
Dikisahkan Eka, peristiwa penyerangan Kantor Satpol PP tersebut diduga buntut dari kegiatan rutin Satpol PP, Senin lalu, saat menyisir beberapa sudut kota Pekanbaru yang diduga rawan tempat asusila. Dalam razia tersebut, Satpol PP menjaring puluhan orang yang tidak memiliki tanda indentitas. Ternyata satu orang dari yang terjaring, adalah keluarga seorang Polisi yang bertugas di Polresta Pekanbaru.
“Oknum Polisi tersebutlah biang dari peristiwa tersebut,” pungkasnya.**(jsn)





















































