Aktivis Gerak Desak Kejati Riau Tangkap Jefry Noer

0
439

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Rabu (18/11), Gerakan Rakyat Kampar (Gerak) kembali menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Dalam aksi kali ini mereka meluapkan rasa kecewa dengan Kejagung RI dan lembaga hukum di Riau, karena hingga saat ini belum memanggil dan menangkap Bupati Kampar Jefry Noer, yang diduga terlibat berbagai kasus korupsi.

Dalam aksinya, Gerak mendandani salah seorang anggotanya dengan kain putih menyerupai kain kafan dan disulap mirip pocong. Orang mirip pocong tersebut melambangkan Bupati Kampar Jefry Noer ditidurkan di depan pintu masuk Kantor Kejati, seraya berdoa bersama serta ritual keagamaan dengan membacakan Surat Yasin dan Tahlil.

Rahmat, koordinator aksi, usai kumandang azan salat Dzuhur, berorasi tentang beberapa kasus korupsi Jefry Noer yang sudah meraka laporkan.

Di antaranya, kasus P4S, bahkan dirinya mengaku sudah menyerahkan setidaknya ada sekitar dua bundel data-data yang lengkap.

“Kenapa sampai saat ini Jefry Noer belum diperiksa, padahal dalam berkas tersebut jelas-jelas Jefry terlibat, ada apa sebenarnya. Hari ini kami ingin penjelasan pihak Kejati, kapan Jefry Noer diperiksa,” tukasnya.

Lagi kata Rahmat, bukan hanya dugaan kasus P4S, penanganan kasus perjalanan Bupati Kampar dan keluarganya ke London. Yang sudah kasasi. Belum lagi korupsi Baju Koko, penolakan anggaran APBD Murni 2013 sebesar Rp25 miliar yang ditolak Pemprov. Namun ternyata Jefri tetap menyetujuinya. “Berapa Kejati Riau dapat suap dari Jefri Noer,” bebernya lagi.

Setelah berirasi sekutar 20 menit, Humas Kejati Riau Mukhzan hadir ditengah massa dan mengambil alih pengeras suara. Mukhzan menjelaskan terkait tuntutan massa Gerak.

Mukhzan menyampaiikan terimakasih atas kedatangan rekan-rekan Gerak, yang tidak bosan-bosanya menanyakan masalah ini kepada Kejati Riau. ” Saat ini tim penyidik sudah melakukan proses penyidikan. Dan kami tidak bisa menyatakan orang bersalah sebelum dibuktikan dengan proses hukum,” tutur Mukhzan.

Menurut dia, pihaknya masih terus mencari bukti-bukti guna dilakukan pemanggilan terhadap Bupati Kampar Jefry Noer dan orang-orang yang diduga terlibat. Dan meminta Gerak bersabar menunggu hasil penyelidikan.***(jsn)

Tinggalkan Balasan