MEDAN, SUARAPERSADA.com – Kasubdit IV/ Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut mengaku sedang pening saat hendak dikonfirmasi soal tangkapan Galian C di Langkat.
“Nantilah dulu itu, pening saya,” kata Kasubdit Tipidter, AKBP Robin Simatupang sambil menggaruk-garuk kepala, di Ditreskrimsus Polda Sumut, kepada wartawan, Selasa siang (20/10).
Kepeningan Robin itu diakuinya saat awak media hendak mengkonfirmasi soal tangkapan 6 unit dump truk dan 2 eskavator (alat berat) yang tampak memadati lahan parkiran Polda Sumut.
Semuanya diketahui diamankan petugas Subdit IV/Tipiter Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut. Petugas Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Sumut, Kompol Gugun Silaen saat dikonfirmasi soal data hasil tangkapan truk dan excavator dari galian c, juga mengaku ada kerancuan.
“Ini datanya truk dan excavator ada. Tapi kronologis ditangkap sedang apa gak ada dijelaskan dalam data yang kami terima dari Tipidter,” kata Gugun Silaen.
Sebelumnya, menanggapi hal itu, Penyidik Tipiter Polda Sumut belum bersedia memberikan keterangan seputar pengungkapan kasus galian C tersebut. Polda Sumut masih melakukan pendataan terhadap supir dum truk dan operator eskavator.
“Iya tangkapan kriminal khusus itu. Kita masih mengumpulkan datanya,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan sehari sebelumnya.
Diduga Truk dan excavator ini diamankan karena diduga melakukan aktivitas penambangan pasir ilegal di Kecamatan Slesai, Langkat.**Win





















































