PEKANBARU, SUARAPERSADA.com- Jelang Bulan Ramadhan dan Libur Idul Fitri 1447 H/2026 M, Pemerintah kota Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan kota Pekanbaru telah menerbitkan Surat Keputusan No :KPTS/420/Disdik-Sekretaris.1/0078/2025 tanggal 22 Mei tahun 2025 tentang pembelajaran di bulan suci Ramadhan dan libur hari raya idul Fitri 1447 H. Penerbitan SK tersebut disesuaikan dengan kalender pendidikan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Pekanbaru Syafrian Tommy, menjelaskan berdasarkan kalender Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru telah diatur : Bahwa libur sekolah awal Ramadhan ditetapkan tanggal 16 sampai 21 Februari 2026.
Selanjutnya. tanggal 23 Februari sampai 14 Maret 2026 kegiatan pembelajaran dilaksanakan di sekolah dengan ketentuan sebagai berikut:
A. Peserta didik jenjang PAUD, TK dan KB diliburkan selama Bulan Ramadhan.
B. Peserta didik jenjang SD dan SMP melaksanakan pembelajaran sebagai berikut:
1. Satu jam pembelajaran dilaksanakan selama 30 menit.
2. Waktu pembelajaran dimulai pukul 08.00 sampai dengan 11.00 WIB
3. Pukul 11.00 WIB peserta didik kelas 1 sampai 3 SD dipulangkan.
4. Pukul 11.00 WIB sampai waktu Zuhur, peserta didik kelas 4,5 dan 6 serta jenjang SMP melaksanakan kegiatan PCA/Imtaq antara lain:
a. Bagi peserta didik yang beragama Islam dianjurkan melaksanakan kegiatan tadarus Alquran, pesantren kilat dan kajian keislaman dan kegiatan lainnya yang meningkatkan iman, taqwa dan akhlak mulia.
b. Bagi peserta didik yang beragama selain Islam, dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Ketiga, tanggal 2 sampai 7 Maret 20026, Penilaian Tengah Semester (PTS).
Keempat, tanggal 16 sampai 28 Maret 2026 libur akhir Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Kelima, tanggal 30 Maret 2026, kegiatan pembelajaran setelah hai raya Idul Fitri 1447 H.
Keenam, sekolah melakukan pemantauan terhadap peserta didik selama Ramadhan melalui buku Amaliyah Ramadhan.
Ketujuh, sekolah membuat laporan terkait pembelajaran dan kegiatan PCA/Imtaq selama Bulan Ramadhan ke Dinas Pendidikan melalui bidang masing-masing paling lambat tanggal 27 April 2026.
“Jadi untuk jadwal pembelajaran di Ramadhan, sementara kita sesuaikan dengan kalender akademik tahun 2025. Apabila ada perubahan, nanti kita lakukan penyesuaian namun sejauh ini belum ada perubahan,”terang nya.
Tommy menambahkan, sesungguhnya yang menjadi pondasi pendidikan harus mempedomani prinsip yang di ajarkan Tokoh pendidikan nasional, Ki Hajar Dewantara. Terutama semboyan “Tut Wuri Handayani”. Dan tidak kalah penting keterlibatan orang Tua dalam mendidik anak, terutama dalam pendidikan karakter, ucap nya.
Nah disaat libur disitulah perlu untuk menerapkan prinsip-prinsip yang di ajarkan Ki Hajar Dewantara tersebut. Misalnya di sekolah telah menerima pembelajaran. Kemudian di rumah, Orang tua harus mengecek dan mengawasi kegiatan anak. Bagi siswa yang beragama Muslim, orang tua harus mendorong anak untuk melaksanakan ibadah, melaksanakan kegiatan keagamaan di Mesjid. ” Itulah salah satu pendidikan Karakter, ujarnya.
Ia berharap, pada bulan Ramadhan nantinya, proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik, dan saat libur anak-anak tetap belajar di rumah dan laksanakan Ibadah Puasa bagi yang beragama Islam, tutup nya.(jsR).





















































