Riau Mesti Jadi Lokomotif Ekonomi Indonesia Bagian Barat

0
604

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Di usianya yang ke-58, tepat hari ini (9/8), Provinsi Riau mesti menjadi lokomotif perekonomian di wilayah Indonesia bagian Barat.

Harapan itu dikemukakan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman dalam amanatnya saat menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Jadi Provinsi Riau ke 58 tahun 2015, Minggu (9/8) di halaman kantor gubernur.

“Setinggi apapun gelombang, penghalang yang menghadang kita akan tetap melangkah untuk meraih cita mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” kata Plt Gubernur.

Andi Rachman menyebut, berkaca pada sejarah masa lalu, serta berbagai potensi yang dimiliki, negeri Melayu ini akan menjadi “lokomotif” perekonomian untuk wilayah Indonesia bagian barat.

Hari Jadi ini, katanya, merupakan momen untuk memupuk semangat kebersamaan, persatuan, banyak kemajuan dan prestasi yang kita raih, namun masih ada PR (Pekerjaan Rumah) besar untuk memajukan negeri ini.

Sempena Hari Jadi yang ke-58, Plt Gubernur berpesan kepada seluruh masyarakat untuk menjadikan Riau menjadi mercu suar, pedoman bagi anak negeri dalam mengarungi bahtera pembangunan yang penuh dengan tantangan dan harapan.

Kedua, masyarakat harus memiliki cita-cita besar, cita-cita menjadikan bumi Melayu menjadi sentral pembangunan di Sumatera. “Cita-cita membuat kita bangun lebih pagi, membuat kita tahan lebih lama bekerja, dengan sepenuh hati, dengan rasa cinta dan tanggungjawab di dada,” kata Andi.

Ketiga, imbuhnya, bekerja dengan semangat pantang menyerah, tantangan atau godaan apapun tidak akan menggoyahkan kita. “Kita tidak akan menyerah dengan mudah, kita akan terus berjalan menuju ke arah cita-cita, hingga kita sampai di tempat tujuan,” ucapnya.

Keempat, kata Plt Gubri, semangat berkorban. Tidak ada yang gratis di bawah matahari. Demikian semboyan orang-orang bisnis. “Saya kira semboyan itu benar, Apapun yang kita lakukan perlu pengorbanan. Bahkan kalau kita tidak melakukan apa-apa, kita juga telah mengorbankan sesuatu yaitu kesempatan,” pungkasnya.

Terakhir, kata Andi, jadikan iman dan taqwa, serta budaya Melayu sebagai landasan berpijak atau pokok dari segala upaya. Tujuannya untuk mempercepat laju pertumbuhan di berbagai bidang.

Puncak peringatan Hari Jadi Provinsi Riau ditandai dengan rapat paripurna istimewa DPRD Riau di Gedung Wakil Rakyat itu.***

Tinggalkan Balasan