PEKANBARU, SUARAPERSADA.com- Padamnya listrik di sebagian besar wilayah Pekanbaru mendapat gelombang protes dari sejumlah masyarakat.
Informasi yang dirangkum dari warga di Kelurahan Palas Kecamatan Rumbai Pekanbaru, sejak Selasa (4/6) sekira pukul 16.00 Wib hingga Rabu (5/6) pagi (hari ini-red) lampu mati. Parahnya, selasa sore hingga malam, Hujan lebat mengguyur wilayah tersebut dengan suara petir yang menggelegar.
Gempi salah seorang warga jalan Damai, Rabu (5/6) pagi mengisahkan, derasnya hujan serta angin kencang dan suara gemuruh petir membuat kami ketakutan. Yang diperparah dengan kondisi lampu padam, ” Yah lengkaplah derita saat itu,” akunya.
“Hingga pagi ini Listrik masih padam, air di bak habis, mau memasak juga tak bisa, padahal anak-anak sudah minta makan, kami kesal akibat padamnya listrik yang begitu lama,” cetusnya.
Hal senada dikeluhkan Lina salah seorang warga Rumbai. Menurutnya di wilayah tersebut listrik padam mulai pukul 17.00 WIB, sekira pukul 04.00 hidup sekitar 10 menit dan padam lagi sampai pagi ini, ucapnya.
Lagi kata lina, tak hanya itu, akibat pemadaman listrik ini jaringan internet menjadi tidak bagus. “Jaringan hancur juga. Haduh sampai kapan ini mati lampu nya. Ini bingung juga mau mandi dimana karena air juga sudah habis,”ungkapnya.
nformasi yang dirangkum dari beberapa media, terjadinya pemadaman
akibat terjadi gangguan kelistrikan pada jaringan transmisi di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). PLN memaparkan ada lima daerah di wilayah Sumbagsel yang terdampak yakni Provinsi Lampung, Sumatera Selatan (Sumsel), Jambi, Bengkulu, dan Bangka Belitung. Dan saat ini seluruh gardu induk di Sumsel yang sebelumnya terdampak gangguan telah kembali bertegangan listrik.(jsR).






















































