Peras Kepala Sekolah, 4 Oknum LSM Diringkus

0
389

BAGANSIAPIAPI, SUARAPERSADA.com – Empat orang yang mengaku sebagai anggota LSM ditangkap oleh pihak jajaran Polsek Bangko, Kabupaten Rokan HIlir (Rohil). Informasi yang diterima media ini keempat orang tersebut telah memeras kepala sekolah dengan modus sebagai Tim Pemantau Dana Bos Provinsi Riau.

Dari keterangan Kabid Pendidikan Rohil, Rohayati , 4 orang oknum LSM tersebut sebelumnya ingin menjumpai Kepala Dinas Pendidikan dengan maksud mau minta izin memperlurus SPJ Dana Bos di sekolah-sekolah yang ada di Bagansiapiapi. Bertepatan pada saat itu Kepala Dinas Pendidikan sedang pergi ke Kubu.

“Saya tidak mengizinkan,” kata Rohayati. “Karena bapak ini adalah LSM dan tidak boleh mengaudit dana bos. Dana Bos ini adalah bantuan dana hibah untuk operasional sekolah,” tutur Rohayati menceritakan.

“Ke 4 LSM tersebut langsung mengunjunggi sekolah sekolah yang berada di Bagansiapiapi,” beber Kabid Pendidikan Rohil ini.

Sebelumnya, jelas Rohayati, ke 4 LSM itu meminta kamar hotel kepada saya, lalu saya bilang saya tidak bisa menyediakan kamar hotel kepada bapak-ibu sekalian, soalnya tidak ada intruksi oleh atasan kami yakni Kepala Dinas Pendidikan Rohil.

lanjutnya, 4 orang LSM itu langsung menjumpai Kepala Sekolah, dengan modus untuk memperluruskan SPJ Dana Bos tersebut, dengan memintai uang kepada pihak Kepala Sekolah sebayak Rp. 2 juta.

Atas kejadian ini pihak Dinas Pendidikan bersama dengan Kepala Sekolah langsung melaporkan keempat oknum tersebut ke polsek Bangko.

Kapolsek Bangko, Kompol Nurhadi SIK membenarkan hal tersebut, “Iya kita mendapat laporan dari kepala Dinas Pendidikan bahwa telah terjadi pemerasan kepada kepala sekolah SD, SMP dan SMK yang berada di kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir,” ujarnya.

Berdasarkan laporan tersebut, Polsek Bangko berasil meringkus 4 orang LSM dari LPKPP dan Alisiansi wartawan Indonesia, yang mengaku sebagai Tim Pemantau Audit Dana Bos dari Provinsi Riau.

“Dari pengakuan pelaku, mereka mendatanggi sekolah dengan mempertanyakan Dana Bos, mereka minta kalau tidak mau diperiksa mereka minta uang sehingga SPJ ini mereka anggap layak,” ujarnya.

“Adapun sekolah-sekolah yang berhasil mereka tipu adalah SMK Negeri 1 Bangko diberika uang 100.000 untuk uang makan, SMP Negeri 2 Bangko diminta sebayak 1.380.000 dengan rician 800.000 untuk sewa hotel sisa 580.000 untuk makan, SDN 008 Baga Punak diminta sebanyak 2 juta, SDN 010  4 juta da SDN 017 diminta sebanyak 2 juta,” jelasnya.

Sementara itu menurut Kapolsek Bangko, pihaknya sedang melakukan penyelidikan kemungkinan ada sekolah lain di kabupaten Rohil yang telah menjadi korban pemerasan keempat 4 oknum yang mengaku LSM ini.

“Saat ini masih kita lakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi serta para tersangka. Dari ke 4 oknum yang mengaku sebagai LSM, Polisi menyita satu unit mobil berwarna hitam sebagai kendara oprasional. Sedangkan, uang hasil dari penipuan terhadap Kepala Sekolah itu tadi, telah dikirim ke rekening keluarga mereka masing-masing dan sisanya untuk makan,” paparnya.

“Penangkapan ke 4 tersangka ini kita lakukan di dua TKP, pertama pada saat inggin melakukan trasfer uang di Bank BRI Bagansiapiapi, dan dilanjutkan penangkapan temannya lain tersebut di hotel Bagan. Sesuai identitas ke 4 tersangka ini, tiga berasal dari Dumai dan satu lagi berasal dari Pekanbaru. Sementara ini dari hasil pemeriksa awal mereka dikenakan pasal 378 dan 368 pemerasan acaman maksimal 9 tahun penjara,” pungkasnya.**jarmain

Tinggalkan Balasan