Tolak Kenaikan BBM, Ratusan Buruh Unjuk Rasa Di DPRD Riau

0
35

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com– Gelombang unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terus berlanjut. Sebelumnya, puluhan HMI Roau dan Supir Truck telah melakukan unjuk rasa damai. Hari ini, Selasa (6/9/2022) ratusan  buruh yang tergabung dari organisasi menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Riau.

Kedatangan massa butuh dengan membawa berbagai spanduk yang bertuliskan penolakan kenaikan BBM, bendera Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, serta spanduk bertuliskan tuntutan mereka.

Dalam orasinya, para buruh menyuarakan  empat tuntutannya. Yakni, menolak kenaikan harga BBM, menolak Omnibus Law, naikkan UMK tahun 2023 sebesar 13 persen, dan laksanakan reformasi agraria dan wujudkan kedaulatan pangan.

Setelah melakukan orasi, 10 orang perwakilan buruh yang menemui anggota DPRD Riau di ruang madium. Namun, perwakilan buruh merasa kecewa karena dari 65 anggota DPRD Riau, hanya 1 anggota dewan yang menemui mereka yakni dari Komisi I, Mardianto Manan.

“Kami kecewa, cuma satu orang anggota dewan. Itu pun bukan ketuanya,” kata Ketua Exco Partai Buruh Provinsi Riau Erik Suryadi kepada wartawan.

Dia berharap DPRD Riau menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah, termasuk kenaikan BBM yang memberatkan rakyat. Untuk itu, DPRD Riau juga harus menyatakan sikap menolak kenaikan BBM di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang baru mulai bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

Untuk diketahui, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan non-subsidi resmi naik per Sabtu (3/9/2022) siang. Kenaikan ini untuk BBM jenis pertalite, solar, dan pertamax.(jsR)

Tinggalkan Balasan