LSM Penjara Cemas, Apakah Proyek Mangkrak di Kampar Akan Dilanjutkan oleh PJ Bupati Mendatang

0
93

KAMPAR, SUARAPERSADA.com— Tidak lama lagi masa kepemimpinan Catur sebagai Bupati Kampar akan berakhir, selanjutnya akan diganti oleh Pj.Bupati Kampar. Yang menjadi pertanyaan, apakah pembangunan infrastruktur yang saat ini Mangkrak di berbagai tempat di Kampar akan dilanjutkan oleh Pj. Bupati Kampar. Hal ini disampaikan   ketua Dewan Pimpinan  Cabang  (DPC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Kampar, Budi Hendra SE, Kamis (17 /3/2022).

Dikatakan Budi,  di masa  Bupati almarhum Aziz Zaenal pada tahun 2017 Proyek beliau lancar dan janji politiknya  terwujud, salah satu Jembatan Gantung  di desa Tanjung barulak pasar usang air tiris, setelah itu pembangunan jembatan. Namun  baru separuh perjalanan, beliau meninggal dunia dan di lanjutkan oleh Catur hingga sekarang.

Hanya saja di masa kepemimpinan Catur, cukup banyak proyek tak selesai alias Mangkrak. Padahal proyek tersebut dianggarkan dari APBD Kampar sebesar Rp 17 milyar tetapi di agudmend sebesar 800 juta rupiah hingga sekarang ini “Mangkrak” ucapnya

“Kemudian Proyek pembangunan taman kota di jalan Ayani Bangkinang kota pertepatan di rumah dinas bupati Kampar “mangkrak” itu dianggarkan lebih kurang  sebesar 6,5 milyar proyek pembangunan gedung PWI Kampar ada tiga tahap pengerjaan tahap pertama sebesar Rp 730.000.000 (tujuh ratus tiga puluh juta rupiah) putus kontrak, selain itu proye pembangunan gedung Disdukcapil di jalan arahman saleh Bangkinang kota di anggarkan pada tahun 2020, dan di kerjakan pada tahun 2021 sebesar 3,5 milyar setelah itu “mangkrak” dan informasinkami dapat itu sudah 20 persen yang sudah di kerjakan. Tetapi pisik yang kita lihat dengan kasat mata hanya pondasi gedung” ,ungkap Budi

Kondisi ini merupakan PR Besar bagi PJ Bupati Kampar yang akan segera  di lantik nantinya, sebut Budi lagi.

“Apakah PJ Bupati Kampar mampu melanjutkan visi dan misi infrastruktur  pembangunan yang terbengkalai di Kampar. Kita berharap”Jangan sampai kejadian ini terulang lagi di masa PJ bupati nantinya”,harapnya

Menurutnya  LSM Penjara merasa cemas terhadap proyek proyek yang mangkrak di masa catur. karena ini wilayah Kampar daerah kita. Tentunya yang menjadi harapan masyarakat, agar pembangunan ini  bagus, ucap nya

“Kampar adalah negeri kita, tentu harus kita perjuangkan agar lebih maju. Sehingga diharapkan kepada Pemkab, jangan  terlalu banyak membuat perencanaan pembangunan, yang berakibat   tidak terlaksana dengan baik. “Biar satu rencana tetapi hasil nya bisa di nikmati rakyat”,tutup Budi **(Hamdani)

Tinggalkan Balasan