MEDAN, SUARAPERSADA.com – Tiga anggota tim serah terima pertama atau Provisional Hand Over (PHO) diperiksa penyidik Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, Selasa (05/05).
Pemeriksaan tersebut dilaksanakan untuk mengetahui lebih rinci kasus dugaan korupsi proyek pembangunan saluran drainase di Jalan Willem Iskandar, Pancing, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, pada tahun 2014.
“Ada tiga anggota tim PHO yang kita periksa. Yang pertama namanya Jhoni Simbolon, kedua, Juni Sinaga, dan satu lagi saya lupa namanya. Karena sulit namanya,” kata Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Medan, Erman Syafrudianto kepada wartawan suarapersada.com, Selasa (05/05).
Menurut dia, pihaknya sangat serius menuntaskan kasus tersebut. Alasan itulah yang membuat pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan setiap hari dalam minggu ini.
“Besok (Rabu..red), ada pemeriksaan juga dari anggota panitia pengadaan. Minggu ini setiap hari kita lakukan pemeriksaan,” jelasnya.
Erman menegaskan, sejak Senin kemarin sudah ada 9 orang yang dipanggil, seluruhnya merupakan orang-orang yang bertugas di Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Sumatera Utara (Distarukim Sumut).
Disinggung, apakah Kejari Medan sudah merencanakan pemeriksaan terhadap Kadis Tarukim Sumut, Binsar Situmorang, Erman mengaku belum memeriksanya.
“Belum, belum,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua pejabat Distarukim Sumut yakni, Suherman selaku Kepala Bidang (Kabid) Penataan Lingkungan dan Edison, selaku Pejabat Pembuat Teknis Kegiatan (PPTK) pada Senin kemarin, (04/05).
Modus dugaan korupsi di Distarukim Sumut ini muncul karena proyek pembangun drainase di Jalan Willem Iskandar, Pancing, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan yang bersumber dari dana APBD Provinsi Sumut Tahun Anggaran (TA) 2014 sebesar Rp 900 juta itu, tidak sesuai spesifikasinya.
Pasalnya, pembangunan itu hanya ditempeli plaster. Seharusnya dalam kontrak, pengerjaannya dibongkar dan diganti baru. Selain itu pengerjaannya baru sepanjang 300 meter. Padahal dalam anggaran per tahun itu, proyek harus dikerjakan sepanjang 900 meter.**Win





















































