BANGKINANG, SUARAPERSADA.com— Merebaknya issu bahkan pemberitaan di beberapa media yang menuding anggota DPRD Kampar, dari Praksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kampar, Said Abdullah diduga bermain proyek di Dinas PUPR Kampar.
Said Abdullah diduga bermain proyek Penunjukan Langsung (PL) sebanyak lima paket pekerjaan di OPD PUPR Kampar yang mengakibatkan rekanan Kontraktor di Kabupaten Kampar tidak mendapatkan proyek alias gigit jari.
Anggota DPRD Kampar, Said Abdullah yang dikonfirmasi, Jumat (3/9/2021) di salah satu Warung Kopi dibilangan Jalan A.Yani Bangkinang kota atas rumor tersebut, membantah bahwa dirinya bermain proyek. “Saya tidak pernah memiliki CV atas nama saya dan saya tidak pernah menandatangani proyek”,akunya.
“Jika ada menyebut saya bermain proyek sebanyak 5 paket tolong tunjukkan buktinya dihadapan saya,”tegasnya
Namun Said Abdullah mengakui, memang ada Pokok pikiran (Pokir) sebanyak 5 kegiatan. Yakni, bedah rumah masyarakat di desa sipungguk. “Kegiatan tersebut saya suruh dikerjakan anak saya dan bukan atas nama saya, ” akunya.
Ditanya, apakah kebijakan yang terkesan memonopoli proyek apalagi dikerjakan anak sendiri. Sehingga rekanan kontraktor tidak dapat pekerjaan. Karena menyangkut nama baik sebagai wakil rakyat. Said Abdullah memilih tidak menjawab bahkan mengabaikan pertanyaan wartawan.**(Hamdani)






















































