Berkat Pokir Krismat Hutagalung, Terima Kasih Bapak Walikota Pekanbaru Atas  Bantuan Rehabilitasi Gereja Kami

0
238
Foto Bersama Para Pendeta, Penetua Dan Pengurus Sapras GKPI Wilayah IX Riau

PEKANBARU, SUARAPERSADA. com– Berkat usulan dan Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Krismat Hutagalung, meski ditengah Pandemi Covid-19 yang sangat berdampak terhadap program pemerintah dan perekonomian masyarakat,, namun Pemerintah Kota Pekanbaru dibawah kepemimpinan Walikota Pekanbaru Dr.H.Firdaus, ST. MT dan Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution,MT tetap memberikan perhatian terhadap pembangunan rumah ibadah dalam hal ini Gereja. Hal tersebut disampaikan beberapa pimpinan Gereja di Kelurahan Palas Kecamatan Rumbai Pekanbaru, Kamis (19/8/2021).

Pdt.I.Panjaitan, STh selaku pimpinan Gereja HKBP Dame Palas Pekanbaru, sangat berterima kasih  kepada bapak Krismat Hutagalung  selaku anggota DPRD kota Pekanbaru yang bekerja keras untuk memperjuangkan aspirasi kami kepada Pemko Pekanbaru.

I.Panjaitan, S Th menuturkan, pada tahun 2020 lalu, kami atas nama Jemaat HKBP Dame Palas menyampaikan aspirasi atau permohonan kepada bapak Krismat Hutagalung agar bisa mendapat bantuan anggaran dari Pemko Pekanbaru untuk renovasi gedung dan pemasangan  paving block pekarangan gereja. Dan puji Tuhan, tahun 2021 ini permohonan kami terwujud, sekalipun baru hanya  pemasangan paving block.

“Untuk itu, atas nama jemaat dan Majelis gereja HKBP Dame Palas menyampaikan terima kasih kepada bapak Krismat Hutagalung serta Pemko Pekanbaru melalui Kadis PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution. Kini pekarangan gereja kami telah indah, rapi dan kenderaan bisa parkir dengan aman. Semoga kedepan bantuan serupa bisa mangalir lagi,” harapnya.

Hal senada disampaikan Pdt.J. Sihombing, STh selaku pimpinan Gereja HKBP Moria Palas Pastoran Rumbai Pekanbaru, pihaknya sangat mengapresiasi kinerja bapak Krismat  Hutagalung atas kerja kerasnya dalam memperjuangkan aspirasi kami agar mendapat bantuan . Aspirasi ini kami sampaikan pada tahun 2020 lalu saat beliau datang ke Pastoran Palas. “Kami sangat bangga memiliki wakil rakyat seperti beliau, karena baru kali ini gereja kami menerima bantuan pembangunan dari Pemerintah. Biarpun masih tergolong kecil tetapi sungguh bermanfaat bagi kami, ” ucapnya.

Diakuinya, sebelumnya kami agak pesimis akan menerima bantuan tersebut, karena usulan kami bukan janji politiknya saat Caleg pada Pemilihan lalu. Tetapi berkat  kepeduliannya terhadap rumah ibadah yang sangat luar biasa, permonan kami dikabulkan Pemko Pekanbaru,aku Pdt. J. Sihombing.

Ditanya jenis  pekerjaan  apabsaka yang  dilaksanakan di HKBP Moria Palas. Ssaat ini tengah dilaksanakan renovasi Atap sudah selesai, pemasangan asbes atau plafon, pemasangan batu granit luar, relife menara  hampir selesai dan pengecatan bagian dalam dan luar gedung gereja, urainya.

Selanjutnya Pdt.Saut Simanjuntak, STh, pimpinan jemaat GKPI Estomihi Palas didampingi Tarihoran selaku penetua gereja juga sebagai Guru huria GKPI Estomihi Palas menjelaskan, gereja kami menerima bantuan pembangunan palas-palas atau menara gereja yang saat ini tengah dikerjakan, sebutnya.

Ditanya asal muasal bisa menerima bantuan pembangunan dari Pemko Pekanbaru. Menurutnya, kami bisa menerima bantuan tersebut tidak terlepas dari kepedulian Anggota DPRD Kota Pekanbaru Bapak Krismat Hutagalung. Sebelumnya Jemaat serta  Majelis gereja menyampaikan aspirasi kepada Krismat Hutagalung agar gereja kami mendapat bantuan pembangunan dari Pemerintah, puji Tuhan aspirasi kami terkabul berkat bantuan beliau, ucapnya.

Menurutnya, dipilihnya untuk pekerjaan renovasi palas-palas tersebut sudah merupakan kesepakatan bersama dari Majelis gereja GKPI Estomihi Palas beserta Pendeta sebelumnya. Kalau kami hanya meneruskan program yang sudah direncanakan jauh hari.

Dijelaskan nya lagi, gereja kami mendapat bantuan bukan dalam bentuk uang tunai tetapi dalam bentuk fisik. Dan masalah siapa pekerjanya, berapa dananya bagaimana proses  pembayarannya, kami tidak perlu tahu, karena itu merupakan wewenang Pemerintah selaku pemilik pekerjaan. sebutnya.

Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Krismat Hutagalung serta Pemko Pekanbaru atas bantuan tersebut. Karena dengan dibangunnya Palas-palas tersebut gereja kami tampak indah dan nyaman, paparnya.

Ditambahkan Tarihoran, selaku guru huria atau penetua GKPI Estomihi Palas, pekerjaan renovasi menara atau palas-palas gereja tersebut, jauh hari sudah dibahas bersama saat acara sermon antara pendeta yang lama dengan penetua gereja. Sekalipun  ada anggota yang kurang setuju atau tidak hadir saat sermon, tetapi mayoritas para penetua sepakat untuk pembuatan menara atau palas-palas gereja. Dan keputusan tersebut bukan dimasa kepemimpinan Pdt.Saut Simanjuntak yang sekarang jadi pimpinan gereja kami, terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, J. Marbun, SH, MH selaku ketua pengurus Sapras GKPI  wilayah IX  Riau, yang juga Pengacara -Advokat J. Marbun, SH. MH & Rekan yang tergolong senior di Riau menyampaikan terima kasih kepada Pemko Pekanbaru melalui  Kepala Dinas PUPR Pekanbaru, Bapak Indra Pomi Nasution dan bapak Krismat Hutagalung selaku anggota DPRD Kota Pekanbaru.

Menurutnya, selama ini memang, yang namanya bantuan dari pemerintah kepada gereja sangat minim. Barulah setelah hadirnya bapak Krismat Hutagalung sebagai anggota DPRD Pekanbaru  bantuan ini nyata. Mudah-mudahan bantuan seperti ini bisa berkelanjutan dimasa yang akan datang. “Kami selaku pengurus Sapras GKPI wilayah IX Riau, selalu siap membela bapak Krismat Hutagalung jika yang diperjuangkannya untuk kepentingan umat. tegasnya.

Ditanya, terkait proses penerimaan bantuan kepada beberapa gereja di Palas Rumbai. Menurut J. Marbun, SH. MH, untuk teknis dan aturan terkait pelaksanaan suatu proyek tentunya wewenang pemberi pekerjaan dalam hal ini pihak PUPR Pekanbaru. Kalau yang ditanya, Jemaat, Majelis atau Pendeta sekalipun tentu tidak paham. Misalnya, siapa Kontraktor Pelaksana, SPK, Kontrak Kerja dan masa pelaksanaan dan cara pembayaran, tentu bukan urusan kita, terangnya.
.
J. Marbun menambahkan, karena merasa terharu, bangga dan senang, saya beserta Pendeta Saut Simanjuntak dan Penetua gereja Tarihoran telah bersilaturahmi dengan Kadis PUPR Pekanbaru, Indra Pomi Nasution menyampaikan ucapan Terima kasih secara lisan dan tertulis atas bantuan tersebut, sembari memohon bantuan serupa bisa berkelanjutan, tutur Advokat ini.

“Bagi kami, sebagai orang beriman bisa menerima bantuan apalagi untuk rumah ibadah sudah sangat bersyukur. Karena dengan indahnya rumah Ibadah, kita akan merasa nyaman saat melaksanakan ibadah” tutupnya.

Krismat Hutagalung Yang Sebentar lagi Akan Menyandang Gelar S2 Hukum

Ditempat terpisah, anggota DPRD Kota Pekanbaru, Krismat Hutagalung yang dikonfirmasi terkait bantuan anggaran renovasi beberapa gereja di Palas Rumbai yang disebut merupakan pokok pikiran (Pokir) saat menampung aspirasi masyarakat untuk disampaikan kepada Pemko Pekanbaru.

Anggota DPRD Pekanbaru Dapil Rumbai dan Rumbai Pesisir ini menjelaskan, pengusulan pembangunan disegala sektor kepada pemerintah merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab kita sebagai wakil rakyat. Kita dipilih rakyat sebagai perwakilannya tentu memiliki tanggung jawab moral, dunia dan akhirat, ucapnya santai.

Politisi Partai Hanura ini menjelaskan, yang kita usulkan kepada pemerintah bukan hanya bantuan renovasi gereja, tetapi  banyak lagi. Misalnya, semenisasi jalan lingkungan, drainase, jalan- jembatan, Rumah Layak Huni, hingga kesejahteraan masyarakat. Tetapi kita ketahui sekarang ini, kondisi ekonomi merosot akibat Pandemi Covid-19.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, ST. MT  bersama Kadis PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution yang masih berkenan mengalokasikan dana APBD Pekanbaru ditengah kondisi keuangan dan ekonomi yang merosot sekarang ini. Dimana masing-masing gereja menerima bantuan sebesar Rp 200 juta dalam bentuk fisik renovasi gereja, ujarnya.

Ia menambahkan, tugas kami hanya  mengusulkan dan syukur di penuhi. Jika ditanya proses pelaksanaan pekerjaan, jangan tanya kami. Silahkan tanya kepada Dinas terkait dalam hal ini Dinas PUPR Kota Pekanbaru, merekalah yang paham, sebutnya santai. (jsR)

Tinggalkan Balasan