Dua Petugas Satpol Air Polres Sergai Tewas

0
799

MEDAN, SUARAPERSADA.com – Dua petugas kepolisian Satuan Polisi Air Polres Serdang Bedagai (Sergai) ditemukan tewas bersimbah darah di dapur rumah korban  jalan Karya Gang Mesjid Lingkungan IV Kelurahan Tualang, Perbaungan, Rabu siang (29/04).

Informasi yang dihimpun, kedua korban diketahui bernama Brigadir M Dedi Sopian dan Briptu Suprianto Sugiro, keduanya bertugas di Satpol Air Polres Sergei.

“Saya dengar kabar si Dedi meninggal di rumahnya, kejadiannya pas jam makan Siang tadi, saya langsung ke rumahnya” kata bibi korban, Nuriana (52) yang merupakan warga Perbaungan.

Sesampainya di sana, sambung Nuriana, warga sudah ramai memadati rumah korban (Dedi..red). Diduga, kedua petugas tewas saling tembak dengan senjata api laras panjang, jenis organik SS1 V2.

Ka Subbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan menjelaskan, menurut keterangan Eka Kumala Sari, yang merupakan istri Dedi, Briptu Sugiro mendatangi rumah mereka dengan emosi sambil membawa Senpi Organik jenis SS1 V2. Kemudian Sugiro dan Dedi dilaporkan sempat bertengkar mulut di dapur dan tiba-tiba terdengar suara letusan.

“Waktu istrinya datang, Brigadir Dedi sudah tergeletak tak bernyawa di situ. Ada bekas tembakan di dada. Dia langsung memeluk suaminya,” kata Nainggolan kepada wartawan.

Nainggolan menambahkan, belakangan diketahui Sugiro menembak kepala dan kaki Dedi. Dedi pun tergeletak bersimbah darah. Melihat itu, Sugiro diduga panik. Warga Desa Jambur Pulo, Perbaungan ini kemudian menembak kepalanya sendiri hingga tewas di tempat.

Petugas Reskrim Polres Sergai kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Mereka mengamankan senjata SS1 V2 dan 3 selongsong peluru.
“Latar belakang belum diketahui, masih diselidiki,” jelas Nainggolan.

Sebelum Bunuh Diri Briptu Suprianto Sugiro Cium Kening Brigadir M Dedi Sopian

Sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara menembakan senjata laras panjang SS1 V2 ke kepalanya, Briptu Suprianto Sugiro sempat mencium kening Brigadir M Dedi Sopian yang sudah tewas bersimbah darah di dapur rumah Dedi,

“Entah kenapa ditembaknya kepala si Dedi, kena di kepala tembus. Itulah pas si Dedi jatuh, dia (Briptu Sugiro..red) cium keningnya Dedi,” kata Nuriana (52), bibi Dedi, kepada wartawan, di RS Bhayangkara, Medan.(29/04).

“Itulah setelah diciumnya, lalu Briptu Sugiro bunuh diri, dengan cara menenbakkan senjata ke kepalanya,” sambungnya.

Perempuan ini menjelaskan bahwa, kedua korban yang sama-sama bertugas di Satuan Polisi Air Polres Serdang Bedagai (Sergai) itu merupakan kawan kompak.

“Udah dekat mereka, kawan dekat lah, makanya kami pun heran kenapa bisa begini,” katanya.

Pantauan  wartawan terhadap kedua jenazah polisi itu dilakukan otopsi di RS Bhayangkara,Medan.**Win

Tinggalkan Balasan