PEKANBARU, SUARAPERSADA.com—
Kordinator Wilayah Riau Serikat Buruh Perkebunan Indonesia (SERBUNDO), Mattheus Simamora
melayangkan somasi terhadap
Ass. Kep PT. Perdana Inti Sawit Perkasa II Desa Kasang Mungkal Kecamatan Bonai Darusalam Kabupaten Rokan Hulu-Riau, Ahmad Haris Siregar, terkait dugaan pencemaran nama baik dan ujaran Kebencian terhadap Organisasi Serikat Buruh Perkebunan Indonesia (SERBUNDO).
Dikatakan Mattheus pihaknya memberikan waktu selama 6 x 24 jam kepada Ahmad Haris Siregar untuk menyatakan permohonan maaf secara langsung kepada DPP Serbundo dan Anggota Basis (PB) di perusahaan tersebut.
“Apabila selama batas waktu yang diberikan, belum menanggapinya, maka Korwil Serbundo Riau akan segera membawa kasus ini keranah hukum,” tegas Mattheus.
Dikatakan Mattheus, kronologis ujaran kebencian oleh Sang Ass. Kep terjadi pada tanggal 12 Juni 2021 sekira pukul 09 Wib saat Damri Siregar (anggota Basis SERBUNDO) hendak menanda tangani buku berobat.
Namun kedatangan Damri Siregar disambut oleh Ahmad Haris Siregar dengan mempersoalkan legalitas SERBUNDO. Dan pada akhirnya, mengucapkan “Sama kita Indonesia ini, Kalian termasuk GAM, OPM, TERORIS, Itu ngak benar, kalian Indonesia, Itu pasti dibasmi sama Tentara dan Polisi, ” urai Mattheus memaparkan kronologi dan juga bukti rekaman audio.
“Artinya, apa cuma mereka yang Indonesia, kalau Buruh atau pekerja dibawah naungan SERBUNDO bukan Indonesia,” sindirnya.
Menurut Mattheus Simamora lagi, pihaknya sengaja masih menyampaikan somasi dengan maksud melihat etikat baik dari Sang Ass.Kep tersebut. Namun apabila tidak mengindahkan, maka SERBUNDO akan menempuh jalur Hukum, tegas nya.
Ass.Kep PT. Perdana Inti Sawit Perkasa II Desa Kasang Mungkal Kecamatan Bonai Darusalam Kabupaten Rokan Hulu-Riau, Ahmad Haris Siregar yang di konfirmasi dan klarifikasi melalui pesawat silulernya, Selasa (27/7/2021). Ia mengakui ada ucapannya.
“Ya memang ada saya ucapkan demikian, tetapi dengan perasaan antara Ayah dan Anak. Maksudnya, agar mereka bisa bekerja lebih baik agar mendapatkan hasil yang lebih baik, ” akunya.
“Mereka itu kami anggap sudah seperti keluarga, sehingga kami angap wajar kalau diingatkan, ” ucapnya.
Ditanya sikap terkait Somasi dari SERBUNDO. Menurut Ahmad Haris Siregar, bahwa surat somasi sudah diterimanya dan sudah disampaikan kepada pimpinan nya. Nanti tergantung apa arahan dari pimpinan, ujarnya.
“Saya juga ingin jumpa, Roni, selaku Ketua Pengurus Basis (PB) untuk membicarakan hal tersebut agar bisa diselesaikan secara baik,” terangnya.
Kembali ditanya terkait sebutan, GAM, OPM, TERORIS, yang dianggap tendensius. Menurut Admad Haris Siregar, sesungguhnya bukan menuduh mereka sama dengan GAM, OPM dan Teroris. Tetapi hanya sebagai contoh sifat seorang pembangkang atau melawan. Tujuan kita agar mereka bisa lebih baik dibawah naungan Serbundo” tutupnya. (jsR)
























































