BANGKINANG, SUARAPERSADA.com– Ketua DPD KNPI Kampar Abu Nazar merasa prihatin melihat semakin tingginya angka pengangguran di Kampar. Hal ini disampaikannya setelah menerima berbagai informasi, baik secara langsung dan melalui WhatsApp dari kalangan Pemuda dari Kampar.
Menururnya, tingginya angka pengangguran disebabkan Pemerintah Daerah di Kampar tidak mempunyai niat baik mengatasi persoalan kepemudaan. Bisa dilihat hampir disetiap instansi pemerintah daerah Kampar tidak ada program program yang mengarah kepada peningkatan Sumber daya kepemudaan. Bisa disebut, bidang kepemudaan hanya sebagai pelengkap saja. Artinya, Pemkab Kampar Gagal dalam mengatasi pengangguran di Kampar, ujarnya.
Dikatakan Abu Nazar, KNPI sebagai ujung tombak organisasi kepemudaan juga tidak mendapat perhatian dari Pemerintah Kampar. Akibatnya, potensi SDA pemuda Kampar yang cukup banyak ini belum memberikan hal positif kepada anak negeri ini, sebutnya.
“Bupati dan jajarannya asik membuat kegiatan kegiatan yang seremornial yang tak ada hasil dan ouput yang jelas. Semestinya Bupati mengajak tokoh masyarakat dan kepemudaan untuk duduk bersama, harus ada terobosan baru membangun Kampar ini. Akibatnya banyak generasi muda di desa desa terlibat narkoba, hampir tiap hari mereka ditangkap Polisi, ini tanda bahwa negeri ini tidak sehat. Sarana dan prasarana kepemudaan tidak dipehatikan”ungkapnya.
Menurutnya, apa yang dilakukan Pemkab Kampar dan jajaran jauh dari nilai nilai kepedulian terhadap masa depan anak anak muda Kampar. Para Kepala dinas sibuk dengan proyek- proyek. Dengan menerima fee 10 persen, dan ini sudah lama tercium namun tak terbongkar,cetusnya.
Masa jabatan Bupati Kampar tinggal menghitunga bulan, namun belum nampak terobosan baru yang bisa menjadi kenangan dimasa jabatanya. tegas Abu (Hadi)























































