MUARA PETI, SUARAPERSADA.com- Tim gabungan Kampar – Sumbar akhirnya berhasil menemukan tiga korban perahu tenggelam
di Sungai Antuan, Desa Muara Peti, Pangkalan Sumatera Barat.
Korban ketiga atas nama Novi Arismen, (31), berhasil ditemukan sekitar 2 km dari lokasi kejadian tenggelam di Sungai Antuan, Desa Muara Peti, Pangkalan Sumatera Barat.
Dengan ditemukannya korban ketiga, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kampar Drs. Muhammad, M.Si secara menutup kegiatan pencarian korban dan membubarkan pasukan untuk kembali ke posko masing-masing, Jum’at (14/5).
Kepala Dunas Sosial Kampar, Drs. Muhammad, M.Si juga dampingi Sekretaris Dinsos Herry Indra Mulya, Camat Koto Kampar Hulu Ahmad Begab S.Sos. M.Si yang diwakili oleh Sekcam Gusandri,SP, dalam acara penutupan kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat. memyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Tim Gabungan, Relawan maupun masyarakat yang telah sudi membantu dalam usaha pencarian korban.
“Terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Tim Gabungan, Camat dan Jajarannya, Aparat Desa Tanjung, Desa Tabing, Desa Pongkai serta Masyarakat dan Pemuda yang ikut berpartisipasi, bahkan secara sukarela mengantarkan ketiga Jenazah ke keluarganya di Sumatera Barat.” papar Muhammad
Dua korban sebumnya sudah ditemukan lebih awal, atas nama Rajis Dikomira serta Fadil irsandi (20) yang ditemukan masyarakat di sungai sekitar Candi Muara Takus, ketika Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan mengapung di Sungai, dan telah diantarkan kepada pihak keluarganya masing-masing di wilayah Sumatera Barat.
Muhammad menjelaskan awal kejadian dikarenakan empat pemudik hendak pulang kampung pada rabu 12 Mei 2021 dengan menggunakan perahu dari Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu, namun perahu mereka tenggelam di Jorong Talok Subanio, Kenagarian Muaro Paiti, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat, Sopir dan kernet perahu berhasil selamat serta satu orang dari rombongan pemudik tersebut selamat Atas nama Rahman Rahim usia 20 tahun, sementara tiga lainnya ditemukan telah tewas tenggelam.(Hd)






















































