Hanya satu Gunakan Zat Pewarna, Disperindag Dan BPOM Pantau Pasar Takjil

0
320
Kadisperindag Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut Bersama Tim BPOM Tengah Memeriksa Makanan Takjil

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com Memastikan keamanan dan mutu makanan dari zat berbahaya yang dijual di pasar Takjil, Senin (26/4) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) turun ke beberapa pasar takjil di kota Pekanbaru.

Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, pihaknya bersama BBPOM melakukan pemantauan terhadap pasar takjil sejak awal Ramadan. Hingga kini, hanya satu pedagang yang ditemukan menggunakan zat pewarna.

“Temuan tersebut  hanya pada hari pertama puasa. Setiap hari terus dilakukan pengawasan  terus dilakukan, dan kami lihat perkembangannya  semakin baik,” sebut Ingot.

Kadisperindag Pekanbaru ini berharap, para pelaku usaha makin sadar bahwa berdagang itu juga harus memegang amanah. Agar, pembeli tidak dirugikan. “Ini salah satu bentuk kehadiran Pemko Pekanbaru dalam rangka mengawal mutu keamanan pangan, terutama jajanan buka puasa,” terangnya.

Sementara Kepala BBPOM Pekanbaru Yosef Dwi Irwan, menjelaskan, pihaknya  sudah melakukan pemeriksaan sampel pengujian di Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Kampar, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Siak, dan Kabupaten Pelalawan.

Dari 268 sampel, hanya satu yang tidak memenuhi syarat, itupun hanya pada hari pertama puasa di Pekanbaru. Artinya, tingkat kesadaran pedagang terhadap keamanan pangan sudah cukup baik, terangnya

“Kami tidak menemukan bahan berbahaya. Kami juga mendorong konsumen agar cerdas. Selain bebas dari bahan berbahaya, juga diperhatikan kebersihan makanannya,” tutupnya. (jsR)

Tinggalkan Balasan