PEKANBARU, SUARAPERSADA.com -Jauh hari sebelumnya, satuan pendidikan SD Negeri 98 Kota Pekanbaru telah siap untuk penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Ujian semester genap atau kenaikan kelas serta Ujian Kelulusan bagi kelas VI. Demikian disampaikan Kepala Sekolah SDN 98 Kota Pekanbaru, Siti Arofah, S Pd diruang kerjanya, Selasa (09/03/2021).
Menurut Siti Arofah, sebagaimana petunjuk dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, tentang sistim pembelajaran dimasa pandemi Covid-19. Mulai dari pembelajaran Online, Luring hingga pelaksanaan Ujian kenaikan kelas serta Ujian kelulusan, “Kita sudah siapkan melaksanakan,” tetangnya.
Seperti saat ini, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah berlangsung, khususnya untuk kelas VI. Dalam kegiatan ini, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan. Antara lain, dalam satu rombel maksimal diisi 20 orang siswa, sebelum masuk ruangan kelas masing-masing siswa wajib menggunakan masker yang dibagikan sekolah secara gratis, mengukur suhu tubuh serta menggunakan hand sanitizer, urainya.
Lanjut Siti, setiap harinya usai proses belajar mengajar seluruh ruangan kelas dibersihkan dan disemprot dengan cairan disinfektan. Hal tersebut merupakan salah satu upaya pencegahan penyebaran Virus Corona, terangnya.
Ditanya, kesiapan materi ujian untuk kenaikan kelas dan kelulusan. Dijelaskan Siti Arofah, sesuai petunjuk dari Kepala Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, banwa untuk pelaksanaan ujian kenaikan kelas dan kelulusan tahun 2021, diserahkan kepada satuan pendidikan Sekolah masing-masing.
Maka kami beserta guru sudah sepakat, seluruh soal ujian disiapkan oleh guru sesuai bidang study masing-masing. Selanjutnya dikumpul untuk dikoreksi. Dan saat ini seluruh materi soal ujian sudah selesai, paparnya.
Hanya saja kata Siti Arofah, tinggal menunggu sistim pelaksanaannya. Apakah secara Daring atau Tatap muka. “Yang pasti kita sudah siap untuk melaksanakannya. Mudah-mudahan kondisi semakin baik dan Zona Hijau, sehingga pelaksanaan bisa dengan tatap muka. Karena bagaimanapun juga hanya dengan tatap mukalah yang paling efektif,” harap Siti Arofah. (jsR)






















































