Pemkab Kampar Dan Forkopimda Ikuti Rakor Pengendalian Karhutla Secara Virtual

0
382
Sekda Kampar, Drs. Yusri, M.Si Bersama Forkopimda Saat Acara Rakor Secara Virtual

BANGKINANG, SUARAPERSADA. com– Bupati Kampar diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Drs. Yusri, M.Si mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) pengendalian Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau Tahun 2021 secara virtual yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Kampar. Dalam. acara tersebut dihadiri Forkopimda Kabupaten Kampar serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dilingkungan Pemkab Kampar, Senin (8/3/2021).

Rakor yang dibuka oleh Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si didampingi Wakil Gubernur Brigjen TNI (Purn) H. Edy Natar Nasution, S.I.P beserta Forkopimda Provinsi Riau serta seluruh Bupati/Walikota se- Provinsi Riau beserta Forkopimda Kabupaten/Kota.

Gubernur Riau Syamsuar dalam arahannya, menyampaikan enam arahan  Presiden RI, Joko Widodo saat memberikan arahan pada. Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2021 yang digelar di Istana Negara, Senin, 22 Februari 2021 lalu.

Adapun arahan Presiden Joko Widodo dimaksud adalah :
Pertama, prioritas upaya pencegahan melalui deteksi dini, monitoring areal rawan hotspot dan patroli lapangan. Kedua, monitoring dan pengawasan harus sampai kebawah dengan melibatkan Babinsa Bhabinkamtibmas, Kepala Desa dan mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memberikan dedikasi secara terus-menerus kepada masyarakat

Yang ketiga, cari solusi yang permanen agar korporasi dan masyarakat membuka lahan dengan tidak membakar.
Point keempat, penataan ekosistem gambut dalam kawasan hidrologi gambut harus terus dilanjutkan.

Selanjutnya point kelima, jangan biarkan api membesar harus tanggap dan jangan terlambat sehingga api sulit dikendalikan. Kemudian yang keenam, langkah penegakan hukum dilakukan tanpa kompromi dengan memberikan sanksi yang tegas sehingga ada efek jera.

Gubernur Riau, Syamsuar mengharapkan kepada Bupati/Walikota, Forkopimda se-Provinsi Riau agar arahan dan petunjuk Presiden tersebut dilaksanakan dengan baik. Dengan harapan, Kebakaran Hutan dan Lahan dapat kita atasi di kendalikan semaksimal mungkin. sebut Gubri.

Dalam Vidcon tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs. Yusri, M.Si menyampaikan, bahwa Kabupaten Kampar pada awal tahun ini mengalami kebakaran lahan dengan luas 10 Hektar dan Alhamdulillah sudah dapat dipadamkan, terang Sekda Kampar ini.

Drs. YUSRI. M.Si juga menyampaikan usulan kepada Gubernur Riau, agar menyurati seluruh perusahaan yang ada agar dapat memberikan hibah kepada kita seperti pompa air. Karena alat ini merupakan alat utama untuk digunakan apabila ada kebakaran, pintanya.

Yusri  juga berpesan kepada seluruh OPD tetkait di Lingkungan Pemkab Kampar, agar peduli dalam pengendalian Karhutla ini. “Karhutla bukan  hanya tanggung jawab BPBD. Tetapi merupakan tanggung jawab kita semua”. Kami berharap kepada seluruh komponen masyarakat untuk bersama memerangi Karhutla, kata Sekda Kampar ini.

Selanjutnya kepada perusahaan agar melakukan hal yang sama. Jangan menganggap bahwa ini tugas BPBD saja, namun kita semua harus ikut andil dalam pencegahan perluasan kebakaran di daerah kita., harapnya.**(HD)

Tinggalkan Balasan