DUMAI, SUARAPERSADA.com – Humas PT Nagamas Palmoil Lestari (NPO) Dumai, Franky Bakkara, mengaku kalau managenent perusahaan tidak ada niat membohongi publik.
Hal itu disampaikan Franky menanggapi isi pemberitaan, perihal statement Franky Bakkara sebagaimana dilansir media ini sebelumnya yang menilai pihak management PT. NPO telah melakukan pembohongan publik.
Dalam pemberitaan sebelumnya disampaikan Franky, bahwa asap hitam pekat yang menyembur dari cerobong pabrik refinery PT NPO Dumai tidak akan terulang lagi karena pabrik NPO Dumai sudah memakai boiler baru.
Namun hal serupa kembali terjadi pada Jumat (26/2-2021). Cerobong pabrik perusahaan ini lagi-lagi menyemburkan asap hitam pekat hingga menarik perhatian publik, khususnya warga masyarakat di ring satu pelabuhan Pelindo I Cabang Dumai.
Kejadian tersebut bukan hal yang pertama kali, namun sudah berulangkali terjadi hingga membuat warga sekitar wilayah pelabuhan Pelindo Dumai gerah dan marah karena kejadian berulang itu dinilai berpotensi mengancam kesehatan warga.
Namun walau hal serupa kerap terulang dari cerobong pabrik NPO ini, pihak instansi berkompeten di Dumai seakan mengabaikan fenomena asap hitam dari pabrik tersebut.
Instansi berkompeten dinilai lupa kalau asap hitam dari cerobong pabrik perusahaan dimaksud lebih berbahaya bagi keberlangsungan lingkungan hidup dan bagi kesehatan manusia dari pada asap pembakaran lahan.
Menyikapi pemberitaan media ini, humas PT NPO Dumai, Franky Bakkara, membantah tidak ada niat management perusahaan melakukan pembohongan publik.
“Pihak management tidak ada niat membohongi publik. Kita pun tidak berharap adanya asap hitam, namun saat ini kita sedang dalam perbaikan”, jelas Franky. ** (Tambunan)





















































