SDN 37 Pekanbaru Sebagai Sekolah Binaan LPMP, Tingkatkan SDM Dengan Jemput Bola

1
453
Kepala Sekolah SDN 37 Pekanbaru, Gimin, S. Pdi

PEKANBARU, SUARAPERSADA. com– Sekolah Dasar Negeri (SDN) 37 Kota Pekanbaru yang sebelumnya sebagai Sekolah Rujukan Nasional, kini sudah menjadi Sekolah Binaan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan pola “Jemput bola”. Hal tersebut disampaikan Kepala Sekolah SDN 37 Pekanbaru, Gimin, S. Pdi, saat disambangi media ini disela-sela PPDB hari terakhir di sekolahnya, Selasa (7/7).

Mernurut Gimin, dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) pihaknya menerapkan “Sistim jemput bola”, artinya, sebelum progam itu bergulir sudah kita kuasai dan pahami duluan, terang Gimin.

Dicontohkannya, rencana pemberlakuan belajar Online oleh pemerintah, sebelum sistim itu diterapkan, pihaknya sudah mempelajari tata cara belajar daring atau Online. Guru-guru kita sudah empat hari belajar dengan cara zoom meating. Dengan zoom meating ini, medeka akan dipandu ahli IT, bagamana cara menyampaikan materi pelajaran kepada anak-anak dengan sistin daring atau online, sebutnya.

Menurutnya, jika dalam tahun ajaran baru nanti, pemerintah menetapkan pembelajaran dengan sistim online, juga penerapan pembelajaran melalui video melalui WhatsApp sekitar 15 sampai 20 menit, sebagamana arahan dari Dinas Pendidikan Pekanbaru. Pada prinsipnya SDN 37 sudah siap, dengan aplikasi yang terkoneksi langsung dengan Dapodik, terangnya.

Ditanya tentang aplikasi yang akan digunakan. Menurut Gimin, banyak aplikasi yang bisa digunakan. Salah satunnya , Aplikasi “Rumah juara”, yang terkoneksi langsung dengan Dapodik, ucapnya.

Para guru, tengah belajar IT, Tentang Pembelajaran Sistim Online dengan pola aplikasi Zoom

Kembali ditanya, apakah belajar sistim online tersebut telah di sosialisasikan kepada orang tua dan siswa. Menurutnya, yang paling penting, kita siapkan dulu SDM, kalau SDM sudah siap baru di informasikan kepada peserta didik maupun orang tua. Karena pada umumnya, mayoritas orang tua siswa sudah memiliki Handpon Android. Namun bagi yang tidak memiliki, termasuk kebutuhan pulza, kita akan tetap layani dengan belajar manual, ucapnya.

Ditanya, Dengan akan diterapkannya pembelajaran online, apakah masing-masing kelas sudah memiliki grup WhatsApp. Ditegaskannya, sejak tahun 2013 lalu, SDN 37 Pekanbaru sudah membentuk Paguyuban kelas.Dan Alhamdulillah dengan Paguyuban kelas inilah yang mendukung program sekolah. Jadi tanpa mereka, sekolah ini tidak ada apa-apanya, aku Gimin lagi

Gimin menambahkan, alumni SDN 37 Pekanbaru, banyak yang memiliki prestasi Akademik dan Non akademik dengan nilai tinggi tersebar di beberapa SMP Negeri di kota Pekanbaru, akunya.

    • Dia berharap, SDN 37 tetap menjadi suara terdepan, bukan hanya di Kota Pekanbaru, tetapi tingkat nasional. Apalagi SDN 37 yang sebelumnya sebagai sekolah Rujukan Nasional, dan sekarang telah beralih menjadi sekokah binaan LPMP. Artinya, SDN 37 Pekanbaru dibawah pengawasan dan naungan LPMP Riau. Jadi pertanggung jawaban SDN 37 Pekanbaru suluruhnya ke- LPMP Riau,tutupnya. (jsR)

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan