DUMAI, SUARAPERSADA.com – Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Asnar SP MM, berang atas adanya pemberitaan miring di salah satu media portal (online) soal dirinya dituding makan berdua dengan salah seorang staff wanita tengah malam.
Pemberitaan tersebut kata Asnar, sungguh berlebihan dan telah mengarah terhadap pencemaran nama baik dirinya (Asnar) maupun staffnya.
“Pemberitaan di media sudah dikonsumsi publik, tentunya dapat menggiring opini negatif. Padahal belum tentu kebenarannya,” ujar Asnar kepada media ini, Kamis (21/3-2019) bernada kesal.
Karenanya, terkait isi pemberitaan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Dumai, Asnar SP MM, membantah keras isi pemberitaan tersebut bahwa tidak benar hanya berdua dengan stafnya (wanita) di warung makan pecal lele tersebut dan tidak benar tengah malam.
Memang, kepada awak media ini dibenarkan Asnar, kalau dirinya ada bersama stafnya wanita mampir dan makan disalah satu warung pecal lele di Bagan Besar Kota Dumai usai pulang mencek PAD yang di dapat di Pos Rawa Panjang bukan hanya berdua namun bersama dengan supirnya.
“Berita itu tidaklah benar menyebut kami hanya berdua makan di warung itu, saya ada bawa supir,” ungkap Asnar seakan menyebut kesal, “kok makan pecal lele dengan anggota di masalahkan, kecuali bersama pergi ketempat hiburan malam mungkin menjadi masalah,” kata Asnar seakan heran.
Karenanya, Asnar meminta oknum wartawan yang memberitakan dirinya untuk lebih cermat, sehingga tidak mengundang opini miring dan merugikan pihak-pihak yang diberitakan, imbuh Asnar.
Asnar pun menjelaskan perihal dirinya mampir dan makan di warung makan pecel lele di Bagan Besar sebagaimana diberitakan salah satu media online di Dumai tersebut.
Ketika itu, kata Asnar menjelaskan, dirinya bersama staff dan supirnya pergi melakukan kegiatan pengawasan di pos retribusi Rawa Panjang, Bukit Kapur untuk mencek PAD yang diperoleh anggotanya saat itu.
Staff yang dibawa untuk mencek PAD di Pos Rawa Panjang kata Asnar adalah bendahara Dishub bersamaan supir untuk mendata berapa jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diperoleh anggotanya di Pos Rawa Panjang tersebut.
Ketika mereka usai pulang mendata, Asnar membenarkan dirinya bersama bendahara dan supir mampir makan disalah satu warung pecel lele tersebut usai magrib, bukan tengah malam.
“Saya mampir dan makan di warung pecel lele tersebut bukan tengah malam sebagaimana diberitakan tetapi masih habis magrib,” ujar Asnar meluruskan pemberitaan tersebut seakan mengulangi agar wartawan yang memberitakan dirinya tersebut lebih cermat.**(Tambunan)
























































