ROHIL, SUARAPERSADA.com – Dengan alasan mau beli lontong, dua pelaku curanmor berhasil menyikat sepeda motor merk Honda Vario milik tetangga yang sedang melaksanakan ibadah sholat dengan cara menduplikatkan kunci sepeda motor pada Sabtu (16/12/2017) kemarin.
Namun, sepandai pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga, demikian pula yang dialami kedua pelaku curanmor ini, belum sempat menikmati hasil curiannya, pada hari Kamis (21/12/2017), sekira pukul 22.15 WIB, kemarin akhirnya kedua pelaku berhasil dibekuk oleh petugas kepolisian sektor Bangko, setelah dilaporkan korban yang merupakan seorang PNS.
Kedua pelaku diketahui bernama E alias Cobra (48), warga Jalan Madrasah RT 010 RW 01 Kelurahan Bagan Timur, Kecamatan Bangko, dan S alias Madi (37), warga Jalan Mesjid Kelurahan Bagan Timur.
Kedua tersangka diamankan dari dua tempat berbeda. E diamankan dari Jalan Madrasah, Kelurahan Bagan Timur, sedangkan tersangka S alias Madi diamankan dari Jalan Tanah Putih, Kelurahan Bagan Timur, saat sedang asyik mengendarai sepeda motor tanpa ada perlawanan.
Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIK SH, melalui Kapolsek Bangko Kompol Agung Triadi SIK MH, didampingi Kanit Reskrim Polsek Bangko Iptu D Raja Napitupulu SIK, Jumat (22/12/2017) saat melakukan pres rillis.
Disebutkan, untuk melancarkan aksinya, kedua pelaku terlebih dahulu meminjam sepada motor, lalu menduplikatkan kunci sepeda motor curian tersebut.
Selain menangkap para pelaku, pihak kepolisian turut mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor merk Honda Vario, dan 1 buah kunci duplikat sepeda motor curian.
Saat diinterogasi, kepada petugas para pelaku mengaku sudah menggadaikan sepeda motor hasil curian itu kepada seseorang di Tanah Merah, Kecamatan Rimba Melintang. Namun pihak kepolisian berhasil mengamankan sepada motor itu untuk dijadikan barang bukti.
Ternyata, sebelum ditangkap kedua pelaku juga kini sedang terlibat kasus pencurian 49 kotak keramik dan penganiayaan terhadap seseorang bernama Rendra Wirdana, dan kata Kapolsek, saat ini LP sudah masuk tahap penyidikan.
Saat ini pelaku beserta barang bukti telah di amankan di Mapolsek Bangko untuk di lakukan penyidikan lebih lanjut. Kapolsek Bangko juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati lagi untuk meminjamkan sepada motornya walaupun dengan orang yang dikenal,” sebutnya.**(Wis)






















































