ROHIL, SUARAPERSADA.com – Sungguh menyedihkan, jelang Natal dan Tahun baru 2018, dua unit rumah milik warga Jalan Karya Enggel RT 005 RW 002 Kepenghuluan Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau ludes terbakar dilalap si Jago merah, pada Jumat (15/12/2017) sekitar pukul 02.00 WIB.
Rumah terbakar diketuai milik Hapsa Rindu Nainggolan (53), dan Binter Siallagan (57) warga Jalan Karya Enggel RT 005 RW 002 Kepenghuluan Bagan Jawa, Kecamatan Bangko.
Istri korban kebakaran Hapsa Rindu Nainggolan bernama boru Hutabarat (46) mengaku, jika mereka terselamatkan oleh seekor anjing miliknya dengan mencakar-cakar pintu belakang rumah mereka sambil menggonggong seakan membangunkan sang majikan dari peristiwa itu.
Wanita yang sehari-harinya berdagang pakaian anyar di Pasar Tangko dengan mata berkaca-kaca menceritakan bagaimana anjing kesayangan itu menyelamatkan nyawa mereka berempat.
“Untunglah ada anjing kami itu, anjing kami itula penyelamat kami, kalau nggak sudah hangus kami berempat itok, nggak pernah anjing kami itu kayak gitu,” katanya sembari mencari-cari keberadaan anjingnya yang tidak kunjung kelihatan, diduga anjing tersebut turut terbakar.
Boru Hutabarat juga mengaku hanya pakaian yang melekat dibadan yang terselamatkan, dia juga mengaku merasa sedih atas kejadian yang menimpah dirinya, dimana kejadian itu terjadi menjelang perayaan Natal.
Untuk sementara korban mengaku akan tinggal ditempat sanak keluarga, sembari menunjukkan lengan sebelah kirinya yang dibalut perban berwarna putih akibat luka bakar yang dialaminya.
Informasi dihimpun, peristiwa kebakaran bermula pada hari Kamis (14/12/2017) sekira pukul 20.00 WIB, saat itu korban Binter Siallagan beserta keluarganya hendak pergi tidur dan memasang anti nyamuk bakar sebanyak 3 buah (lingkar). Selanjutnya sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, istri Binter Siallagan tiba-tiba terbangun karena merasa kepanasan, saat pintu kamar dibuka dirinya sudah melihat kobaran api didalam rumah.
Melihat kejadian itu Istri Siallagan itu segera membangunkan suaminya dan anak-anaknya lalu keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri. Tidak hanya melumat rumah korban, api pun turut melumat habis rumah tetangga korban yang terbuat dari bahan kayu.
Salah seorang warga setempat yang mengetahui kejadian itu mencoba membangunkan pemilik rumah yang sedang terlelap bernama Hapsa Rindu Nainggolan, dan mendobrak rumah korban.
Warga setempat pun mencoba untuk menghubungi pihak pemadam kebakaran milik pemerintah kabupaten Rokan Hilir, 2 unit mobil damkar diterjunkan ke TKP untuk melakukan pemadaman kebakaran, satu jam kemudian api baru dapat dipadamkan.
Namun bangunan dan seluruh isi rumah tidak dapat terselamatkan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut. Untuk kerugian material ditafsir mencapai Rp 300 juta. Dugaan sementara sumber api berasal dari anti nyamuk.
Insiden kebakaran ini juga sudah ditangani oleh pihak kepolisian sektor Bangko dengan mencatat para saksi dan memasangi garis polisi dilokasi kebakaran.**(Wis)






















































