PELALAWAN, SUARAPERSADA.com – Judi Togel dan Kim saat ini semakin marak di Kabupaten Pelalawan sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat setempat. Pengamatan crew media ini, Rabu (06/12/2017), di beberapa daerah seperti di Ukui, Pangkalan Lesung dan Bukit Kusuma, sangat banyak dijumpai transaksi jual beli kupon judi togel dan kim di warung-warung secara terbuka.
Patut diduga kuat bahwa aktivitas tersebut sudah mendapat restu dari oknum aparat daerah setempat karena dituding telah menerima upeti dari para bandar bisnis judi togel tersebut.
Warga setempat yang tidak mau disebutkan identitasnya mengakui bahwa judi togel di daerahnya sudah sejak lama beraktivitas dan saat ini sudah semakin marak dan cukup meresahkan masyarakat, khususnya bagi orang tua yang khawatir akan dampaknya merusak moral generasi anak muda ditambah lagi dapat mengakibatkan kemiskinan ditengah-tengah masyarakat.
”Kami para orang tua warga sudah cukup resah melihat semakin maraknya jual beli togel sekarang ini secara terbuka diperjualbelikan di warung-warung,” ungkapnya.
Menurutnya, selama ini oknum aparat setempat terkesan seperti tutup mata melihat kegiatan bisnis judi togel tersebut karena dituding telah ada kerja sama antara kedua belah pihak sehingga sampai sekarang masih bisa tetap melancarkan bisnisnya.
Baca Juga : Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Marak, Pemko Pekanbaru ‘Tutup Mata’
”Bisa jadi sudah ada kerja sama yang baik dengan aparat oknum di sini makanya bisnis togel lancar mengingat selama ini seperti tutup mata dan dibiarkan berkembang,” tambahnya lagi.
Warga tersebut kembali mengatakan, bisnis jual beli judi togel sudah lama berlangsung di daerah tersebut dan menuding sudah ada kerja sama yang baik antara pelaku dengan aparat kepolisian setempat. ” Dari dulu hingga sekarang sudah ada judi togel di sini, malah isunya oknum aparat ikut dapat jatah dari bandarnya,” ucapnya.
Menurutnya, jika oknum aparat kepolisian setempat tidak benar ada kerja sama dengan para pelaku bisnis judi togel tersebut, maka sudah seharusnya menindak tegas para pelaku dan menutup bisnis judi togel tersebut.
”Jika memang tidak ada kerja samanya, maka oknum aparat kepolisian sudah seharusnya menindak para pelaku bisnis judi togel tersebut kalo bisa ditutup,” ungkapnya.
Kepada SUARAPERSADA.COM dikatakan warga tersebut, untuk sebaiknya pihak Polres Pelalawan yang turun langsung ke lapangan untuk menertibkan bisnis haram tersebut.
”Diharapkan aparat kepolisian dari Polres Pelalawan bersama instansi terkait yang turun langsung menertibkan segala bentuk kegiatan yang bertentangan dengan ajaran agama, khususnya kegiatan judi togel yang semakin marak di kabupaten Pelalawan,” ucapnya menanggapi adanya dugaan kerja sama yang baik antara kepolisian setempat dengan para pelaku bisnis judi togel tersebut.**(DIR)

















































