Natal Perdana PJKD Sukses Meriah

0
1791
Natal

DUMAI, SUARAPERSADA.com – Perayaan Natal Perdana Gereja-gereja Persekutuan Jemaat Kharismatik Kota Dumai, hari ini, Selasa (5/12 – 2017), berlangsung sukses dan meriah.

Pelaksanaan perayaan natal Persekutuan Jemaat Kharismatik Dumai (PJKD) dilaksanakan di Gedung Serbaguna Sintani, Jalan Khaharuddin Nasution, Kesuma Ujung, Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai.

Natal perdana gereja – gereja PJKD yang tersebar di Kota Dumai ini tampak sambutan antusias dari ratusan para jemaat yang hadir memadati acara di gedung.

Baca Juga : Bingkisan Tali Asih Di Perayaan Natal PJKD

Lagu – lagu pujian dan lagu natal dalam acara perayaan natal ini berkumandang sehingga membangkitkan suasana suka cita natal para hadirin.

Liturgi oleh anggota jemaat mengisi acara merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam acara perayaan natal yang disusun para panitia.

Ragam warna disampaikan dalam pragmen liturgi natal ini cukup menyentuh situasi kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Perkembangan tehnologi global merubah prilaku manusia beragam warna, demikian soal lingkungan hidup maupun hutan paru – paru dunia tercemar dan dirusak.

Kewenangan penguasa, keadilan maupun penegakan hukum yang kerab tergerus dan ternoda di negeri ini menjadi gambaran disampaikan para liturgi seakan mengingatkan kehidupan bermasyarakat dan bernagara masih terjadi saat ini.

Dengan itu, se iring isi pragmen para liturgi yang menyampaikan situasi berkehidupan zaman millinium ini, umat kristen khususnya jemaat PJKD diharapkan harus mampu menjadi garam dan terang dunia merubah tawarnya garam dan redupnya terang, ujar pengkotbah, Pdt Ekel Sihotang S.Th.

Renungan natal perayaan natal bersama PJKD ini, mengangkat moment situasi saat ini yakni dengan thema mengajak umat untuk pelaku “garam dan terang dunia”.

Pendeta Ekel Sihotang yang didatangkan dari Pekanbaru oleh panitia natal, cukup enerjik dan mempesona mengomandangkan renungan khotbah yang mengajak umat menjadi garam dan terang dunia.

“Ada kalanya garam bisa tawar dan hambar. Demikian umat ada kalanya ber prilaku tawar, menyelewengkan firman Tuhan karena diombang – ambingkan kepercayaan dan firman” ungkap pendeta ini.

Karena itu, imani firman ini dan hidupi agar muncul mujijat dari Tuhan. Jadikan natal ini menjadi moment pembaruan diri, jadi garam dan terang dunia “Jangan takut menyampaikan kebenaran”, kata pendeta yang berasal dari desa Pusuk Satu Parlilitan ini mengujungi renungannya sembari mengajak dan meminta umat agar menjadi garam dan terang dunia.

Diselingi lagu pujian dan liturgi, sesi koor dari jemaat GBI Dumai, vokal group dan puisi oleh ibu Ester menyebut “Jika aku berhenti memuliakan Tuhan, biarlah ketika aku sudah mati” kata Ester mewarnai suka cita acara natal ini.

Kepada hadirin umat PJKD maupun tamu undangan dalam acara perayaan natal, ketua panitia natal, TP Sitompul, menyampaikan apresiasinya atas atensi dan kehadiran para jemaat PJKD memadati acara natal persama yang dilakukan perdana.

Tidak luput ucapan terimakasih disampaikan TP Sitompul kepada staf ahli Pemko Dumai, Drs Amiruddin M.Si, yang hadir dalam acara natal PJKD mewakili Walikota Dumai.

Demikian kepada wakil rakyat Paruntungan Pane, Yusuf Manullang maupun Ketua Ikatan Keluarga Masyarakat Batak Dumai (IKMBD) Ir Parluhutan Harianja, para pendeta, rohaniawan, turut disampaikan ucapan terimakasih atas kehadirannya.

“Tidak luput dari kekurangan atas penyambutan kami selaku panitia karena itu atas nama panitia natal kami menyampaikan mohon maaf” ujar Tompul

Hal yang sama disampaikan ketua PJKD, Pdt JY Sianturi S.Th, kepada Pemko Dumai maupun kepada tamu lainnya dari anggota DPRD Dumai atas kehadirannya.**(Tambunan)

Tinggalkan Balasan